Lifestyle, Hobi, and Story

Merasakan Arti Kehilangan

Sunday, December 16, 2018


Assalamu'alaikum,

Hari itu akan menjadi hari yang paling saya ingat sepanjang sisa hidup saya. Tapi memberikan begitu banyak pelajaran hidup. Tentang ikhlas, tentang prioritas, dan tentang pengorbanan.

Kenapa saya tidak segera pulang untuk menemani ayah yang sedang sakit kala itu. Kenapa saya lebih memilih tetap bekerja hanya karena tak ingin penilaian absensi menjadi jelek. Kenapa saya lebih takut kehilangan pekerjaan daripada Ayah saya sendiri. 

Padahal siang itu Ayah masih sempat bicara dengan dengan saya dan berpesan agar saya ikhlas, seandainya saya bisa membaca sebuah firasat saat itu.

Kenapa tak pernah berpikir bahwa kematian bisa datang kapan saja. Meskin rezeki, jodoh bahkan maut sekalipun Allah lah yang mengaturnya. Sebagai manusia kita harus ikhlas menerima takdir dariNya.Hingga akhirnya saya harus merasakan rasanya kehilangan dan penyesalan. Kehilangan yang telah menguras air mata saya bertahun - tahun kemudian.

Penyesalan yang selalu muncul di akhir waktu memang tak mungkin bisa merubah keadaan menjadi lebih baik apalagi membuat situasi yang sudah terlanjur menjadi buruk terus menjadi baik - baik saja. Tapi rasa sesal dan kehilangan ini menjadi titik balik dalam hidup saya. Sejak saat itu saya berjanji tidak cengeng lagi. Dan satu hal lagi saya jadi mengerti tidak akan ada yang bisa mengganti arti sebuah keluarga. 

Doaku selalu, semoga saat itu Ayah telah memaafkan segala kesalahanku padanya, dan semoga Ayah diterima di sisi Allah SWT. Semoga sakitmu menjadi penggugur dosa - dosa mu Ayah.

salam,

Delima Merah


Tulisan ini disertakan dalam #BPN30dayChallenge2018 #BloggerPerempuan hari ke-23
Be First to Post Comment !
Post a Comment

EMOTICON
Klik the button below to show emoticons and the its code
Hide Emoticon
Show Emoticon
:D
 
:)
 
:h
 
:a
 
:e
 
:f
 
:p
 
:v
 
:i
 
:j
 
:k
 
:(
 
:c
 
:n
 
:z
 
:g
 
:q
 
:r
 
:s
:t
 
:o
 
:x
 
:w
 
:m
 
:y
 
:b
 
:1
 
:2
 
:3
 
:4
 
:5
:6
 
:7
 
:8
 
:9