Lifestyle, Hobi, and Story

Menyambut Lebaran Dengan Hati Lapang

Tuesday, June 4, 2019

Assalamu'alaikum,

Di hari terakhir Ramadhan terselip rasa sedih karena bulan penuh barokah ini akan segera berlalu. Padahal belum bisa memaksimalkan ibadah selama bulan Ramadhan kemarin. Semoga setelah ini tetap istiqomah selalu dalam iman islam  dan kita semua dipertemukan lagi dengan Ramadhan tahun depan, supaya bisa merasakan lagi nikmatnya menjalankan ibadah di bulan suci ini.

Tapi sekaligus juga bahagia karena lebaran telah tiba. Hari kemenangan bagi seluruh umat mushlim setelah berpuasa sebulan lamanya. Menahan haus dan lapar, dan melawan hawa nafsu. Kinilah saatnya takbir berkumandang saling bersahutan.

Setelah sekian banyak persiapan untuk menyambut hari kemenangan dari mulai pakaian,kue dan lainnya yang tidak boleh dilupakan adalah persiapan hati untuk memaafkan dan meminta maaf atas segala salah dan khilaf. Kembali menjadi fitrah karena telah saling memaafkan. 

Dan perlu juga persiapan segudang kesabaran untuk menerima berbagai pertanyaan basa - basi yang sering kali terlontar saat bertemu sanak family. 

"Udah isi belum?"
"Kok belum hamil - hamil?"
"Ditunda ya?"

Meski sama sekali gak nyaman, Anggap saja itu semua bentuk perhatian dan doa buat kita. Mungkin memang mereka tidak sengaja untuk menyakiti. Hanya saja tidak mengerti karena tidak pernah mengalami dan merasakan apa yang saya rasakan.

Moga Selalu dikuatkan menghadapi setiap cobaan hidup. Serta dapat memghadapinya dengan senyuman. 

Wassalam,

pertiwiutomo

Doa Dan Harapan Di Penghujung Ramadhan

Monday, June 3, 2019
pict by instagram Blogger Perempuan

Assalamu'alaikum,

Innalillahi Wainna ilaihi Rojiun, beberapa hari lalu ada berita duka meninggalnya Ibu Ani yudhoyono, semoga beliau khusnul khotimah dan di terima segala amal ibadahnya. Betapa usia itu hanya Allah yang tahu. Tak ada yang bisa menundanya barang sedetikpun. 

Harapan terbesar saya sebagai manusia, adalah wafat dalam keadaan khusnul khotimah, diampuni segala dosa di terima segala amal ibadah. Kalau udah inget hal itu, biasanya hati jadi adem dan bersyukur atas segala nikmat karena masih di beri kesempatan menghirup udara setiap harinya.

Karena sebagai manusia terkadang saya pun merasa down dan terpuruk saat kenyataan tak sesuai harapan, saat takdir seakan tak berpihak, saat keaadan tidak seperti apa yang diinginkan. Padahal apa yang saya anggap suatu musibah, dan ujian berat ini bisa jadi adalah suatu jalan kebaikan yang membawa hikmah dan pahala. Hanya saja, kelemahan saya sebagai menusia membuat semua itu menjadi gelap dan tak terlihat, tertutup oleh kesedihan dan rasa nelangsa berkepanjangan.

Di usia pernikahan yang menginjak tahun ke tujuh tanpa kehadiran buah hati merupakan cobaan terberat dalam perjalanan rumah tangga kami. Tak mudah bagi saya dan paksu, tapi kami berusaha untuk tidak berburuk sangka kepada Allah SWT. Kami masih percaya bahwa Takdir Allah adalah yang terbaik. 

Doa kami di penghujung Ramadhan tahun ini, semoga masih bisa dipertemukan dengan Ramadhan tahun depan dalam keadaan yang lebih baik, dan semoga Allah SWT menjawab doa - doa panjang dan ikhtiar kami untuk mendapat anugerah keturunan yang sholeh dan sholeha yang menjadi penyejuk dan pelengkap rumah tangga kami. 

Ya Allah, Kuat kan hati kami untuk menerima segala ketentuan-Mu, Aamiin.

Wassalam,

pertiwiutomo


Hal Yang Membuat Ramadhan Tahun Ini Berkesan

Sunday, June 2, 2019
pict by instagram Blogger Perempuan

Assalamu'alaikum

Setiap moment Ramadhan dalam hidup kita pasti menorehkan kenangan dan kesan tersendiri. Begitu pula moment Ramadhan tahun ini yang terasa berbeda dari Ramadhan sebelumnya. 

Saya sempat menanyakan paksu untuk mengetahui isi hatinya, jujur saja beberapa jawaban darinya tidak jauh berbeda dengan apa yang saya rasakan. 

Hal Pertama yang membuat Ramadhan kami berbeda adalah karena kini sudah menempati rumah pertama kami. Setelah perjuangan panjang dalam perjalanan rumah tangga kami sampai di moment ini. Rasanya sangat membahagiakan, bukan tentang mewah, besar atau kecilnya rumah tapi lebih kepada aura kedamaian yang kami rasakan. 

Cukup sulit mendefinisikan makna rumah, hingga akhirnya saya mendapatkan sebuah gambaran tentang definisi rumah berdasarkan apa yang saya alami. Rumah bagi saya adalah sebuah tempat dimana saya mempercayakan hati pada orang - orang yang juga mempercayakan hatinya.

Ribet banget deh kalimatnya! ya biarinlah gaes, intinya ya kira - kira seperti itu.

Dimana sebuah rumah seharusnya berisi orang yang yang saling mempercayai dan memegang teguh kepercayaan itu. Jangan sampai ada perasaan saling curiga dan was - was diantara mereka. Karena jika kepercayaan itu telah hilang maka akan hilang pula kedamaiannya. Seperti itu kira - kira maksud saya gaes.

Semoga kalian dapat menangkap makna yang saya maksud ya..

Hal Kedua adalah, saya sudah full jadi ibu rumah tangga dan bisa menemani dan menyiapkan sendiri menu sahur dan berbuka. Saya bahagia menjalani peran baru ini. Meski keputusan untuk melepas pekerjaan tentu saja tidak mudah. Saya seratus persen menjamin bahwa tidak menyesalinya tapi beradaptasi dengan suasana baru tentu saja sebenarnya tidaklah sesederhana itu. Apalagi untuk introvert seperti saya.

Sisi positifnya adalah saya jadi punya banyak waktu untuk beribadah lebih baik lagi di banding Ramadhan sebelumnya yang nyaris kelimpungan membagi waktu untuk urusan pekerjaan, keluarga dan ibadah. 

Tidak ada pilihan selain bersyukur dan berusaha mengambil sisi baik dari setiap tahap kehidupan yang kita jalani.

Wassalam,

pertiwiutomo


Jajanan Favorit Saat Lebaran

Saturday, June 1, 2019
pict by instagram Blogger Perempuan


Asslamu'alaikum, 

"Mudik seminggu nambah 5kg" kalimat kaya gitu sekarang menjadi horor buat saya. Ngeri banget kalau harus nambah BB 5 kg lagi padahal sekarang saja sudah cukup over.

Bagaimana tidak, jajanan hari raya dan segala masakan Mama selalu bikin rindu dan sayang untuk dilewatkan. Semacam ketupat, opor, rendang, ditambah lagi jajanan untuk suguhan para tamu yang meliputi kue basah dan kue kering. 

Nah, ini dia Top Five Jajan terfavorit yang bakalan sering kalian temui saat berkunjung kerumah handai taulan bahkan ada juga di dalam toples dan berderet cantik di meja ruang tamu rumah masih - masing untuk menemani kemeriahan hari raya, yaitu :

1. Nastar
2. Rempeyek
3. Rengginang
4. Kacang goreng
5. Biji ketapang

Di tambah lagi aneka makanan yang di santap saat pergi rekreasi atau sekedar jalan - jalan keluar bareng keluarga. Makin sempurnalah ke amburadulan program makan sehat yang dibentuk beberapa bulan sebelumnya. 

Hari raya Idul Fitri merupakan hari kemenangan setelah berpuasa di bulan suci  Ramadhan. Hari dimana seluruh anggota keluarga berkumpul dan saling memaafkan. Bukan tentang hari kemenangan untuk makan sepuasnya sampai lupa dengan kesehatan.

Wassalam,

pertiwiutomo

Mengisi Waktu Selama Ramadhan

Friday, May 31, 2019
pict by instagram Blogger Perempuan



Assalamu'alaikum gaes, 


Sebagian besar waktu kalian buat apa sih? pastinya banyak kegiatan yang dilakukan selain urusan pekerjaan yang pastinya memang mendapat porsi paling banyak. 

Alhamdulillah buat ibu rumah tangga seperti saya punya banyak waktu luang karena saat siang hari dibulan Ramadhan tidak perlu pusing mikirin menu makan siang. 

Jdi sebagian besar waktu bisa digunakan untuk fokus beribadah. terutama mengaji dan berzikir jadi lebih lama dari hari - hari biasanya. Paling banyak waktub luang adalah selepas sholat subuh dan selepas sholat tarawih itu biasanya jadi waktu paling nyaman untuk ngaji.

Walaupun pada akirnya saya tidak khatam juga bulan ini karena harus kehilangan 10 hari terakhir bulan Ramadhan. Antara sedih karena tidak tidak bisa khatam dan melanjutkan puasa, dan harus membayar hutang puasa di hari yang lain juga karena itu artinya saya harus menerima kekecewaan untuk kesekian kalinya akibat gagal hamidun. *haha*

Sekarang ini di hari ke- 26 Ramadhan saya sedang tidak berpuasa, dan sebagain besar waktu dihabiskan untuk mempersiapkan keperluan mudik. merapikan rumah, mengurus tanaman dan tentunya menemani suami makan sahur dan berbuka.

Ya, begitulah.. Semoga apapun yang kita lakukan dengan niat Lillahi Ta'ala di catat sebagai amal kebaikan, Aamiin ya Robb.

Wassalam,

pertiwiutomo


Tradisi Prepegan Masyarakat Brebes Jelang Lebaran

Thursday, May 30, 2019
pict by instagram Blogger Perempuan

Assalamu'alaikum,


Salah satu tradisi yang dilakukan masyarakat Brebes menjelang lebaran yaitu prepegan. Semacam pasar tumpah gitu lho gaes. Tak hanya di meriahkan oleh orang dewasa bahkan anak - anak tidak kalah antusias untuk memeriahkannya.

prepegan
Prepegan

Maka tak heran jika sehari menjelang lebaran lalu lintas tak hanya dipadati oleh pemudik yang lewat, tapi juga ora warga lokal yang pergi berbelanja ke pasar. Jadi mohon bersabar dan berhati - hati tiap melewati pasar tradisional serta pusat perbelanjaan lainnya.

Sejauh yang saya amati, kebanyakan dari mereka adalah membeli kebutuhan dapur semacam sayuran, buah, daging, serta aneka makanan yang akan di sajikan saat lebaran nanti. Sebagian besar produk di pasaran mengalami kenaikan harga yang cukup signifikan. Dengan alasan lebaran semua seakan termaafkan dan masyarakat dengan berat hati terpaksa memakluminya.

Selain beberapa produk kebutuhan pokok yang mengalami kenaikan harga ternyata selama prepegan  harga bunga rampai seperti melati, mawar, kenanga dan lainnya yang sering digunakan untuk nyekar ke makam juga mengalami kenaikan harga. Dimana harga perkilonya bisa menyamai harga daging sapi. Amazing sekali gaes!

Saat prepegan juga banyak penjual mainan anak - anak, bahkan saat saya kecil dulu saya sudah menabung jauh - jauh hari untuk membeli mainan dan kembang api saat prepegan. Tapi, entah ya kalau dengan anak - anak zaman now, apakah masih mau membali mainan traditional atau justru lebih memilih membeli quota internet untuk ber - sosial media dan main game.

Intinya adalah selalu siapkan budget lebih saat pergi prepegan untuk mengantisipasi kenaikan harga yang memang tidak bisa dihindari. *emak pusing*

Wassalam,

pertiwiutomo






Baju Lebaran

Wednesday, May 29, 2019
pict by instagram Blogger Perempuan

Assalamu'alaikum gaes,

Saya pernah mengalami fase dimana bakalan sedih banget kalau lebaran gak pakai baju baru. Dan sebaliknya bakalan happy banget kalau sebelum lebaran sudah punya baju baru, sendal baru apalagi ditambah sama mukena baru. Tapi, itu dulu banget gaes, zaman masih jadi anak bawang yang belum punya tanggungan apalagi mikirin gimana lelahnya cari uang.

Semakin dewasa, yang bikin happy saat lebaran bukan lagi sekedar baju dan sendal baru tapi moment kebersamaan bersama keluarga. Dan lagi beli baju baru tidak harus saat ada moment lebaran kan, jadi gak maksa banget untuk OOTD-an juga pas lebaran. 

Selain itu model pakaian yang menjadi pilihan juga semakin sedikit dibanding zaman kecil dulu. Sekarang cenderung lebih suka model pakaian yang long lasting. Semacam gamis dan abaya polos dengan warna - warna yang cenderung kalem dan netral. Biar bisa di pakai dalam berbagai moment, tak hanya untuk moment resmi seperti saat halal bihalal keluarga besar,  juga buat sehari - hari, bahkan bisa digunakan untuk pergi ngemall. Semakin sederhana dan nyaman maka akan semakin tinggi nilainya.

Rasanya lebih bahagia lho, karena jadi lebih bisa berhemat banyak hal. Hemat waktu saat memilah dan memilih, hemat ruang penyimpanan karena jadi gak terlalu impulsif beri pakaian, hmat tenaga untuk dalam perawatan dan yang pastinya bisa lebih berhemat biaya. *emak - emak paling seneng bicara soal penghematan gaes*

Eh tapi, menjelang lebaran banyak banget diskonan gaes, jadi gak apa - apa banget sih kalau mau beli baju baru. Asal gak kalap berlebihan aja. Bagaimana pun menjaga penampilan juga merupakan bagian dari investasi jangka panjang. 

Jadi, udah berapa setel baju buat lebaran tahun ini?

Wassalam, 

pertiwiutomo



Berbuka Puasa Dengan Keluarga

Tuesday, May 28, 2019

Assalamu'alaikum

Sudah jadi rahasia umum jikalau merealisasikan buka puasa bersama terkadang hanyalah sebatas wacana belaka. Tahun ini untuk kesekian kalinya batal buka puasa bersama dengan teman kuliah dulu dengan alasan yang beragam, dari mulai kesibukan, kesibukan ngurus anak sampai jarak tempuh yang serasa sulit untuk mempertemukan kami.

Akhirnya bukber sebatas wacana benar - benar terjadi. Pada akhirnya yang selalu ada adalah keluarga. dalam sebulan ini kami bergiliran saling mengunjungi untuk berbuka puasa bersama. Bukan tentang menu makanannya tapi kebersamaan kami yang rasanya sanga priceless. 

Tidak ingin memberatkan tuan rumah kami saling membagi tugas untuk mempersiapkan menu makanannya, siapa yang menyiapkan nasi, lauk, sayur, gorengan bahkan kolek dan es buah. 

Bukber pertama, diminggu pertama Ramadhan kami hanya patungan sejumlah uang untuk membeli bahan makanan karena kebetulan kami sama - sama sedang tidak sempat memasak. Dari mulai gorengan, es buah hingga menu makan malamnya.

Moment Bukber kedua, pada minggu kedua saya kebagian tuagas menyiapkan menu es buah. Yang ternyata harga buahnya sendiri sedang malonjak. Lagi - lagi dengan skill seadanya saya dan paksu akhirnya bisa mebuat es buah yang cukup disukai, buktinya habis tak bersisa lho, *apa karena emang abis puasa pada kehausan ya*

Moment Bukber selanjutnya di minggu ketiga, sayapun menyiapkan minuman yang tak kalah laris manis. Entah karena enak tau memang mereka lagi haus hausnya. 

Tips supaya tetap fit dan tidak sakit tenggorokan meski minum es saat berbuka adalah dengan meminum air hangat atau air putih biasa sebelum mengkonsumsi makanan lain. Supaya suhu tubuhnya tidak kaget. Gitu sih katanya, tapi saya sih lebih sering menunggu suhu dingin es nya berkurang aja, karena memang tidak kuat minum es.

Wassalam,

pertiwiutomo



Make Up Sederhana Saat Lebaran

Monday, May 27, 2019
pict by instagram Blogger Perempuan

Assalamu'alaikum,


Mengisi moment lebaran bersama keluarga besar yang pastinya juga bakalan ketemu banyak orang sebisa mungkin harus terlihat fresh dan rapi. Kalau saya biasanya make up tipis - tipis saja.

Dan pastinya gak boleh skip sama yang namanya sunscreen, karena cuaca kampung halaman yang cukup panas dan gersang di tambah sedang musim kemarau, makin cetar deh panasnya.

Step pertama, adalah pastikan wajah dalam keadaan bersih, menggunakan facial foam.

Step kedua, pakai hidrating toner dilanjutkan sengan moisturizer. Setelah itu, rapikan bagian mata,  dengan pensil alis dan juga aye liner. Buat saya ini optional aja dan keseringan sih di skip.

Step ketiga, pakai Sunscreen dulu sebelum pakai cushion buatan sendiri hasil ngoprek tutorial DIY cushion di youtube. Yang terdiri dari sunscreen, moisturizer, dan foundation. Saya pakai yang sudah tersedia dirumah saja. Dengan adanya tutorial ini kebantu banget manfaatin foundation yang jarang di pakai, jadi gak mubazir.

Step yang terakhir, adalah pakai lipbalm dilanjutkan pakai lipstik deh.

Simple banget, wajah tetap cerah  tapi gak menor sama sekali. Siap menyambut hari raya dengan penuh suka cita.

Wassalam,

pertiwiutomo

Mengajarkan Anak Kecil Berpuasa

Sunday, May 26, 2019
pict by Instagram Blogger Perempuan


Assalamu'alaikum,

Berhubung belum punya anak kecil yang harus di ajarin untuk puasa, pun ponakan - ponakan jauh di kampung halaman. Jadi, saya coba mengingat kembali kenangan masa kecil saat belajar puasa.

Godaan paling besar saat belajar puasa dulu sih bangun untuk sahur, karena ngantuk. Tapi kalau gak sahur ya otomatis lemes dan bakalan gak kuat puasanya, namanya juga masih anak - anak. Jadi, yang perlu di perhatiin saar ngajarin anak puasa itu  ya pastiin asupan makanan pas sahur dan berbuka puasa cukup dan bergizi. 

Dengan menyiapkan menu kesukaan anak dan aneka makanan lain. Gak harus jadi boros dan belebihan juga. 

Selain itu yang tak kalah penting adalah dengan menciptakan suasana bulan puasa yang menyenangkan membuat anak semangat juga untuk ikutan. Yang pasti sih, anak kecil akan mencontoh apa - apa yang orang tuanya lakuin.

Karena memang benar mereka adalah peniru yang ulung. Jadi sebelum ngotot ngotot buat maksa anak puasa, bapak - ibu nya haruslah membiasakan untuk berpuasa Ramadhan dengan sukacita dan penuh semangat.

Jadilah role model yang baik buat anak, merngajarupakan cara palig efektif mengajarkan pada anak akan kewajiban puasa dan ibadah lainnya.

Wassalam,

Pertiwiutomo

Aplikasi Paling Sering Di Gunakan Selama Bulan Puasa

Saturday, May 25, 2019

Assalamu'alaikum sahabat,

Pada suatu siang, saya dan paksu berencana mengunjungi rumah saudara untuk memenuhi janji buka puasa bersama. Perjalanan yang sejatinya hanya memelukan waktu maksimal dua jam jadi molor beberapa jam karena macet.

Kalau sudah begitu, rasanya jadi banyak waktu yang terbuang sia - sia di jalan, bikin kesel, dan gelisah. Kalau begitu sebaiknya di bawa tidur biar gak makin emosi. tapi saat kantuk tak kunjung datang bersyukur banget ada aplikasi Alqur'an Digital beserta terjemahannya. Sehingga saya bisa tetap membaca Alqur'an di tengah kemacetan meki tidak membawa mushaf Alqur'an dalam bentuk fisik.

Menjadi generasi milenial yang hidup di era digital tak bisa lepas dari penggunaan gadget. Tak bisa dipungkiri penggunaan berbagai macam aplikasi telah banyak membantu keseharian kita. Di bulan Ramadhan ini saya paling sering buka aplikasi Qur'an Digital, tanda bacanya jelas juga lengkap dengan terjemahannya.

Aplikasi lain yang sering di buka adalah aplikasi e-commerse untuk benja online. bahkan saya tidak hanya download satu jenis. Belakangan saya sering buka shopee dan tokopedia karena perlu sih buat check harga saat akan berbelanja. Apalagi menjelang lebaran seperti ini jadi banyak diskon dan gratis ongkir. 

Dan yang pasti butuh banget juga adalah aplikasi perbankan untuk urus segala bentuk transaksi keuangan, terutama kebutuhan untuk tranfer uang dan isi emoney untuk pembayaran toll. Betapa riebetnya jika urusan keungan ini harus selalu ngantri ke ATM. buang waktu dan energi juga kan ya, belum lagi harus sediain juga uang parkirnya.  

Wassalam,

pertiwiutomo


Amalan di Bulan Puasa

Friday, May 24, 2019
pict by instagram Blogger Perempuan


Assalamu'alaikum,


Bulan Ramadhan merupakan bulan suci bagi umat mushlim. Bulan penuh berkah karena dilipat gandakannya pahala untuk setiap amal kebaikan yang kita lakukan.



Sangat disayangkan apabila bulan suci ini tidak di gunakan sebaik - baiknya untuk mempertebal iman dan taqwa kita dengan beramal sholeh. 



Memang sih, saat berpuasa itu paling nyaman ya tidur. Terus bangun - bangun udah waktu berbuka. Tidurnya orang berpuasa kan bernilai pahala ya gak sih, tapi kalau seharian cuma tiduran aja sih malahan jadi sia - sia dong.



Padahal, belum tentu kita bisa ketemu lagi dengan ramadhan berikutnya dan ngerasain lagi nikmatnya berpuasa. Jadi, sebisa mungkin saya isi dengan ibadah lain seperti :



1. Sholat sunnah, untuk menyempurnakan sholat wajib yang lima waktu. Sholat sunnah taraweh, dhuha, tahajud, dll.



2. Tadarus, membaca Alquran dan mentadaburi makna yang terkandung didalamnya. Kalau rutin bisa khatam lho dalam sebulan. Sayangnya saya sendiri belum khatam bulan ini. Kalian gimana gaes? Udah khatam berapa kali bulan ini?



3. I'tikaf, yaitu berdiam diri di masjid untuk memperbanyak ibadah kepada Allah di waktu malam pada 10 hari terakhir bulan Ramadhan. Merupakan salah satu ibadah yang dianjurkan untuk dilakukan saat bulan Ramadhan.



4. Zikir, yaitu selalu mengingat dan menyebut nama Allah dalam hati, juga lisan sebanyak mungkin. InsyaAllah akan membuat hati menjadi lebih tenang.


5. Zakat Fitrah, diwajibkan untuk menyempurnakan puasa ramadhan. Penjelasan detail tentang zakat fitrah pernah saya tulis juga dalam artikel : Zakat Fitrah silakan dibaca gaes.

Selain amalan - amalan di atas sebagai warga seorang ibu rumah tangga yang tak kalah penting adalah dengan penuh suka cita mempersiapkan menu sahur dan berbuka puasa untuk keluarga.

BTW, dalam tulisan - tulisan saya tidak ada yang bermaksud untuk menggurui sama sekali atau sok tahu dan merasa lebih baik dalam beribadah. Semata - mata ini semua hanyalah cara saya untuk saling mengingatkan dan berusaha meningkatkan ibadah lebih baik lagi.

Semoga amal ibadah kita di bulan Ramadhan kali ini di terima Allah SWT, Aamiin-kan bersama ya gaes, terima kasih.

Wassalam,

pertiwiutomo







Cerita Mudik dari Perantau Pemula

Thursday, May 23, 2019
pict by instagram Blogger Perempuan

Assalamu'alaikum


Mudik dan lebaran adalah dua kata yang penuh makna. Keduanya melekat dan tak terpisahkan bagi tiap perantau. Tak peduli jalanan macet dan melambungnya harga tiket, mudik selalu jadi agenda yang tak pernah dilewatkan setiap tahunnya.


Terkenang kisah mudik pertamaku, belasan tahun lalu. Saat jalan pantura menjadi satu - satunya akses menuju kampung halaman. Belum ada jalan toll cipali yang memangkas jarak puluhan kilometer, dan waktu tempuh semakin singkat.


Saat itu, saya berjuang diantara sekian banyak pemudik lain untuk mendapatkan tiket bus yang harganya naik menjadi 3 kali lipat. Rasanya saya tak punya banyak pilihan selain mengikuti arus, menunggu dan menunggu. Hingga di umumkan bahwa lokat tiket tidak di buka. Setiap penumpang diperbolehkan mencari tempat duduk terlebih dahulu, baru akan di lakukan transaksi pembelian tiket langsung di dalam bus.


Saya pun bersiap untuk memperebutkan kursi penumpang dengan penuh semangat. Ini parah sih, karena seakan sama sekali tidak ada aturan. Laki - laki dan perempuan berebut tanpa pandang bulu, tidak adalagi ladies first, semua berlomba dan berdesakan.

Beberapa kali gagal karena kalah kuat dengan Bapak - bapak atau mas - mas yang secara otomatis badannya lebih kuat dari saya, hingga akhirnya berhasil juga memperebutkan satu kursi meski harus mengorbankan tas rangsel satu - satunya harus robek dan putus talinya. *apa ini efek tas rangsel murah yang kulaitasnya abal - abal atau memang seganas itu rebutannya*

Perjalanan pun dimulai, lalu lintas padat merayap jadi tentu saja tidak bisa ngebut. Hingga saat sudah berada di daerah subang, terjadilah peristiwa nahas itu. Dalam kondisi setengah sadar karena mengantuk saya melihat mobil tiga perempat berjalan ngebut tanpa kendali hingga melewati pembatas jalan dan nyaris menabrak mobil kami jika saja Bapak supir tidak mengambil langkah untuk panting stir ke bagian kiri jalan yang ternyata adalah area persawahan yang sedang kering kerontang. Mobil oleng tidak terkendali hingga menabrak tiang listrik. kaca depan mobil hancur, tentu kami tidak ada yang baik - baik saja. Saat itu saya kepentok besi hingga gigi bagian depan patah dan sering ngilu hingga sekarang.

Kejadian yang begitu cepat, kami semua berteriak menyebut asma Allah, saya yang duduk di barisan paling depan kursi penumpang menangis dan gemetar hebat sambil beristighfar. Sungguh pengalaman yang tak terlupakan. Sangat bersyukur Allah masih menyelamatkan kami semua. Tidak ada korban jiwa dari Bus kami hanya luka- luka ringan dan mungkin beberapa yang cukup parah termasuk Bapak Supir yang rela mengorbankan diri demi menyelamatkan kami.
Sedangkan Bus tiga perempat terlihat ringsek bagian depan dan kami pun tidak tahu apakah ada korban jiwa dari mereka atau tidak.

Setelah menunggu beberapa lama kamipun melanjutkan perjalanan dengan bus bantuan. Dalam keadaan shock saya hanya bisa memendam cerita itu sendirian karena tidak ingin membuat Ayah dan Mama khawatir.

Mengenang kembali kisah mudik tragis ini mengajarkan saya untuk terus bersyukur, Allah masih sayang dan menjaga juga memberikan nikmat kesehatan hingga saat ini. Alhamdulillah, Semoga kita semua selalu dalam lindungan-Nya.

Wassalam,

pertiwiutomo


Ramadhan Saat Masih Kecil

Wednesday, May 22, 2019
pict by instagram Blogger Perempuan

Assalamu'alaikum,


Ada banyak hal yang menyenangkan dan bikin kangen dengan suasana ramadhan masa kecil. Salah satu yang paling berkesan semasa sekolah dari SD sampai SMA adalah  dapat Buku Catatan  Ramadhan yang harus di isi  jadwal kegiatan selama ramadhan. Semacam jurnal kegiatan harian .


Penggunaan buku ramadhan ini cukup efektif buat saya sih,  karena jadi lebih teratur melaksanakan ibadah dan termotivasi buat ngelengkapin. Rasanya malu juga kalau isinya bolong - bolong, semacam ambisi bikin  buku itu penuh tandang contreng daripada tanda silang.


Jadi rajin shalat subuh, maghrib, isya dan taraweh selalu di mesjid. Hal ini sama sekali gak bisa memanipulasi, karena ada teman satu sekolah. So, kita saling mnegingatkan dan berlomba - lomba dalam kebaikan.


Rela terkantuk - kantuk dengerin ceramah saat ba'da subuh atau jeda sholat antara tarawih dan sholat sunnah witir. Demi supaya bisa nulis rangkumannya di buku catatan ramadhan. Dan kemudian minta tanda tangan imam sholat dan pemceramah.

Hal yang berkesan lainnya adalah saat ditetapkan libur sekolah selama bulan Ramadhan dan lebaran. Bahagia sekali rasanya bisa jalan - jalan pagi atau sepedaan setelah subuh. Hal yang jarang sekali dilakukan di hari lain selain di bulan suci Ramadhan.

Rindu banget masa itu, masa dimana yang perlu di pikirkan adalah bagaimana supaya bisa puasa sebulan penuh. Tanpa perlu mikirin mudik, THR bahkan membeli oleh - oleh. 


Wassalam,

pertiwiutomo

Zakat Fitrah

Tuesday, May 21, 2019
pict by instagram Blogger Perempuan

Assalamu’alaikum


Sebagai umat mushlim tentunya sudah sangat akrab dengan Zakat, Infak dan sodakoh. Bagaimna tidak zakat merupakan salah satu dari rukun islam yang ke empat, setelah  syahadat, sholat, dan puasa Ramadhan, kemudian baru dan ibadah haji bagi yang mampu sebagai rukun islam yan kelima.

Bulan ini setelah kita melaksanakan ibadah puasa maka kewajiban kita selanjutnya adalah membayar zakat. Dengan tujan untuk berbagi bagi kaum yang mebutuhkan.

Secara bahasa, zakat mengandung arti berkembang, bertambahnya barokah, dan pembersih. Sedangkan secara istilah adalah nama sebuah harta tertentu yang dikeluarkan untuk mensucikan harta atau juwa, dengan praktek – praktek  dan diberikan terhadap golongan tertentu pula.

Kewajiban berzakat tertuang dalam QS. Al-Baqoroh: 43 yang artinya “Dan dirikanlah sholat, tunaikanlah zakat, dan ruku’lah bersama orang – orang yang ruku” .
Juga di beberapa surat lainnya dalam Alqur’an, QS. At-Taubat:103,  Qs. surat Albayyinat: 05 serta diperjelas dengan hadist Nabi yang diriwayatkan oleh Bukhari Mushlim.

Macam – macam zakat :
1. Zakat Badan atau yang biasa di sebut zakat fitrah
2. Zakat mal
Harta yang wajib di zakatkan ada 5 macam :
  1. Binatang ternak
  2. Perhiasan ( emas dan perak )
  3. Makanan pokok
  4. Buah – buahan(korma dan anggur)
  5. Harta niaga

Saya yakin banyak diantara kita yang sudah paham perkara zakat ini, tapi tidak ada salahnya saya tuliskan disini untuk me –refresh lagi ingatan kita tentang zakat. Yang akan saya bahas lebih lancut adalah tentang zakat Fitrah. Sedangkan untuk zakat mall mungkin di lain waktu.

Zakat fitrah disyariatkan pada bulan sya’ban tahun ke 02 Hijriyah. Kehadirannya merupakan nilai tambah (hususiyyah) bagi umat Muhammad SAW. Menurut imam Waki’ zakat fitrah memiliki kesamaan fungsi  dengan sujud syahwi sebagai pengganti kekurangan yang terjadi dalam shalat. Sedangkan zakat fitrah sebagai penyempurna kekurangan yang terjadi selama berpuasa. Zakat fitrah ini hukumnya wajib bagi setiap mushlim.

Syarat wajib Zakat fitrah :
1. Islam
2. Merdeka
3. Menemukan bagian akhir bulan Ramadhan dan bagian bagian awal bulan syawal
  • Seiap anak yang terlahir setelah terbenamnya matahari malam idul fitri atau orang – orang yang meninggal sebelum terbenamnya matahari tidak wajib di keluarkan zakat fitrahnya.
  • Setai anak yang terlahir sebelum terbenamnya matahar atau orang – orang yang meninggal setelah terbenamnya matahari, wajib dikeluarkan zakat fitrahnya.

4. Mempunyai kelebihan harta
Yakni memiliki kelebihan biaya hidup baik untuk dirinya maupun orang – orang yang wajib di nafkahinya pada siang dan malam hari idul fitri. Apabila tidak demikian, maka tidak wajib mengeluarkan zakat fitrah, meskipun sebenarnya masih memiliki  makanan – makanan yang dipersiapkan untuk hari raya, semisal ikan, makanan ringan dll.

KADAR ZAKAT FITRAH
Setiap mushlim yang telah memenuhi syarat, diharuskan berzakat fitrah untuk dirinya, juga untuk orang – orang yang wajib dinafkahinya yang berstatus mushlim. Sedangkan kadar zakat yang harus dikeluarkan untuk masing – masing  adalah sebanyak satu sho’ makanan pokok daerah tersebut. Yang apabila di konversi menjadi kilogram adalah :
Gandum : 1,862, 18 Kg
Beras : 2,  719,19 Kg

Jadi seperti itu gaes menurut buku fiqh yang saya baca. sedangkan waktu yang paling utam pelaksanaannya yaitu sesaat sebelum shalat idul fitri tapi boleh juga di mulai sejak awal ramadhan hingga sebelum sholat idul fitri. karena setelah sholat idul fitri maka hukumnya makruh sedangkan setelah terbenam matahari maka hukumnya haram.

Yuk siapkan dari sekarang, jangan sampai sibuk belanja baju tapi zakatnya malah lupa!

Wassalam,

Pertiwiutomo


Wardah Exclusive Matte Lip Cream Andalan Dalam Setiap Moment

Monday, May 20, 2019
pict by Instagram Blogger Perempuan

Assalamu'alaikum,

Pertama kali coba pakai lip cream dari wardah nyobain punya temen. First impression saya langsung jatuh cinta, dan pengen buru - buru belanja. 

Buat saya yang belakangan jadi lebih suka pakai matte lip cream karena finishingnya itu kelihatan seger dan fresh juga lebih coverage di seluruh permukaan bibir, dan wardah matte lip cream ini bisa menjawab semua keinginan saya itu.

Di tambah harganya ramah di kantong, dengan kualitas yang oke punya. Dan yang pastinya sangat mudah untuk menemukan produk wardah baik online maupun offline.

Langsung beli beberapa warna sekaligus yang sebenernya gak jauh dari warna nude yang lagi jadi favorit saya. Tanpa ragu, tanpa lihat atau baca review manapun. Saya pikir, kan udah coba sendiri dan senyaman itu. 

Meski sempet galau saat baca ingredientnya yang mengandung Paraben. Saya yang sudah se- negative thinking itu sama yang namanya paraben jadi syok dan takut. Haruskah ku hentikan saja pemakain lipmate ini dari pada ragu - ragu kan?

Sampai akhirnya dapet pencerahan setelah baca beberapa penjelasan tentang penggunaan paraben yang ternyata sudah umum digunakan pada produk kecantikan. Dari videonya femaledaily, Karena paraben inilah yang berfungsi untuk mencegah berkembangnya bakteri. Asal kan konsentrasi penggunaannya tidak lebih dari ambang batas maksimal. 

Jadi sekarang saya sudah merasa lega dan nyaman menggunakan Wardah Exclusive matte Lip cream setiap harinya.


Wassalam, 

pertiwiutomo

Habiskan Saja THR(Suami)mu

Sunday, May 19, 2019

Assalamu'alaikum,

Yang lagi nunggu Tunjangan Hari Raya (THR) mana suaranya? 

Amazingnya, tahun ini saya tidak lagi punya THR karena  sejak november tahun lalu saya sudah resmi meninggalkan pekerjaan saya*amazingnya itu dimana cuy?*. Kadang kangen juga sama yang namanya gajian, apalagi menjelang hari raya seperti ini kan ya, ada yang ditunggu - tunggu banget selain gaji bulanan yaitu THR. Duh.. sedih.


Tapi, Rejeki kan gak cuma materi toh, diberi kesehatan dan kebahagiaan juga bagian dari rejeki yang lebih dari sekedar materi. Ini kalimat buat nyenengin hati karena gak dapet THR gitu ceritanya?


Lha, emang bener kok yang namanya nikmat sehat itu lebih dari sekedar materi. Apalah gunanya semua yang kita miliki saat nikmat sehat sudah tak dirasakan lagi. Bahkan harta takkan mampu membeli udara yang setiap hari ki hirup demi menyambung hidup. Jadi, wajib bersyukur atas setiap hal yang kita dapatkan hari ini. Bersyukur masih bisa bertemu Ramadhan tahun ini, yang artinya masih bisa memperbaiki diri lagi dalam berbagai hal.

Setiap tahunnya menjelang hari raya, jauh sebelum THR cair, saya biasanya sudah bikin catatan pengeluaran. Dari mulai biaya transport mudik, transport kesana kemari saat mudik, zakat dan sedekah,THR buat ponakan, Belanja oleh - oleh, dan biaya tak terduga yang terkadang lebih besar dari lainnya.

Tentunya itu diluar biaya beli baju lebaran yang memang tidak punya anggaran khusus. Karena gak beli baju baru atau sudah beli jauh - jauh hari sebelum THR turun. 

Bisa nabung gak? 

Pada prinsipnya wajib lebih sih. Tidak ada target harus sekian persen nabung tapi wajib lebih gak boleh kurang apalagi sampai punya utang. Sisihkan juga beberapa persen buat biaya hura - hura saat udah mulai berangkat arus balik lagi. Karena biasanya udah kering - kerontang nunggu gajian kan? mana tukang jualan kadang masih mudik jadi harus ada uang ekstra juga lah buat jajan.

Alhamdulillah, masih ada THR punya suami yang tentunya boleh dihabiskan. So, jangan panik gaes!

Wassalam,

pertiwiutomo



Gaya Rambut Setelah Berhijab

Saturday, May 18, 2019
pict by instagram blogger perempuan

Assalamu'alaikum sahabat sholihat,

Sejak memutuskan berhijab sekitar 14 tahun yang lalu saya cenderung tak lagi memikirkan gaya rambut. Bahkan kesalon pun bisa dibilang sangat jarang. Rambut dibiarkan saja uwel uwelan di balik hijab.

Apakah cuma saya yang seperti ini?

Setelah bertanya pada beberapa teman yang berhijab, soal gaya rambut sebagian besar sepakat untuk tidak membiarkannya sesederhana mungkin. "Yang penting masih bisa dikuncir" begitulah kebanyakan jawaban mereka.

Yang membedakan adalah, sebagian membiarkan rambutnya uwel - uwelan, cuek dan tak banyak perawatan kayak saya. Tapi ada pula yang masih memprioritaskan perawatan rambut. Misal dengan rajin memnggunakan vitamin rambut, dan rutin mengagendakan masker maupun creambath di salon. 

Beberapa teman juga rajin megeringkan rambut dengan hairdryer apabila diburu waktu untuk beraktivitas diluar. sedangkan saya terkadang masih maksain rambut lembab dibungkus hijab, pantaslah rontok parah.

Semoga saya pun bisa mengikuti jejak mereka untuk rajin merawat rambut Jadi apapun model rambutnya yang penting tetap sehat dan kuat meskipun tertutup di balik hijab. 

Wassalam,

pertiwiutomo

Cara Pakai Hijab Paling Simple

Friday, May 17, 2019

Assalamu'alaikum,

Hijab sebagai salah satu identitas wanita mushlim menjadi sasaran tren mode yang sangat potensial. Aneka jenis model hijab, bahan kain yang digunakan pun bermacam - macam sesuai harga jualnya. Dari mulai yang paling terjangkau sampai yang paling exclusive pun ada. 

Dari sekian banyak model hijab yang beredar di pasaran saya pribadi paling suka dengan hijab instan tentunya dengan dengan pet anti tembem. Ini paling nyaman sih karena tidak perlu takut berantakan apalagi saat digunakan untuk bepergian. Bisa tetap rapi meski harus beberapa kali berwudhu.

Sangat di sarankan untuk menggunakan ciput agar tidak ada rambut yang keluar dan berantakan. Tapi terkadang juga ada moment yang mengharuskan kita menggunakan hijab square. Ya tentu saja konsekuensinya harus bisa memastikan presisi di setiap sisinya. Kemudian di kunci dengan menggunakan peniti atau jarum pentul.

Tapi, sebenarnya yang paling penting buat saya adalah wajib banget pakai ciput rajut yang simpel dan anti pusing supaya nyaman meski harus menggunakan hijab seharian. Meskipun ada beberapa teman yang bisa teteap rapi walau tidak menggunakan ciput.

Mungkin tergantung jenis rambut juga kali ya, mudah di atur atau seperti saya yang cepat sekali berantakan.

Itulah cara simple saya berhijab sehari - hari.

Wassalam,

pertiwiutomo

Memasak Ketupat dengan Panci Presto

Thursday, May 16, 2019
pict by instagram Blogger Perempuan

Assalamu'alaikum,

Tak lengkap rasanya saat lebaran tanpa menu special yaitu ketupat dengan kuah opor ayam dan taburan bawang goreng. Meski ada begitu banyak pilihan menu makanan lainnya juga aneka kue kering, tapi keberadaan ketupat seperti tidak tergantikan.

Bertahun lalu saat saya masih kecil, kegiatan paling berkesan di malam takbiran selain berkunjung ke masjid untuk membayar zakat berupa beras, takbir yang saling bersahutan dan anak - anak yang berlomba memainkan kembang api atau petasan cabe adalah menunggu matangnya ketupat. Masih pakai kompor minyak yang pastinya butuh waktu ber jam - jam untuk membuat beras yang dibungkus daun itu matang sempurna.

Tapi sekarang, membuat ketupat tidaklah serumit itu. Tak perlu menunggu berjam - jam diatas kompor minyak karena sekarang sudah ada gas elpiji dan tentunya panci presto bertekanan tinggi yang membuat memasak apapun jadi cepat matang. 

Seperti apa sih caranya, oh tentu saja saya sendiri belum pernah memasak ketupat gaes, cuma sekedar bantuin mama di dapur. Karena itulah saat ini saya akan coba menyimpan resep cara memasak ketupat dengan panci presto sebagai bahan referensi saya sendiri, dan mungkin juga pembaca yang belum mengetahuinya.

Memasak Ketupat Dengan Panci Presto 

Bahan :
  • Beras
  • Janur ketupat
  • Air
Cara Pembuatan :
  1. Cuci bersih beras yang akan digunakan, tiriskan
  2. Isi Janur ketupat dengan beras kira - kira sebanyak setengah sapai tiga perempat bagian, tergantung pulen atau tidaknya beras. Kemudian ikat.
  3. Masukkan janur ketupat yang telah terisi beras ke dalam panci presto, tambahkan air dan pastikan semua bagian janur ketupat terendam sempurna.
  4. Tutup panci presto kemudian masak dengan api besar.
  5. setelah 10 - 15 menit atau sampai terdengar bunyi, kecilkan api dan lanjutkan memasak sampai 30 menit.
  6. Matikan kompor dan tunggu hingga suhu panci presto turun sebelum dibuka.
  7. Angkat ketupat yang telah matang dan tiriskan. 
  8. Ketupat siap disajikan bersama hidangan pelengkapnya.
Ternyata mudah dan cepat sekali ya gaes. Kurang dari satu jam kita sudah bisa menyiapkan ketupat untuk menu hari raya. Selamat mencoba...

Wassalam,

pertiwiutomo

#bloggerperempuan #30HariKebaikanBPN Hari Ke -11