Lifestyle, Hobi, and Story

Insto Dry Eyes Solusi Terbaik Sembuhkan Gejala Mata Kering

Wednesday, July 31, 2019
Menjalani rutinitas sebagai ibu rumah tangga bagi saya pribadi cukup menyenangkan. Meski terkadang ya lelah juga sih, karena tidak ada habisnya dari pagi buta hingga malam.

Meskipun sangat menikmati kesibukan saya dirumah bukan berarti kejenuhan tidak pernah muncul. Rasanya itu sangat lumrah dialami setiap orang dalam profesi dibidang apapun. Selalu butuh yang namanya refreshing dan hiburan untuk bisa mengembalikan semangat lagi.

Dan menjalani hobi adalah cara saya menjaga kewarasan dan mengembalikan semangat menjalani rutinitas. Bisa dengan menulis, merajut atau membaca. Satu kegiatan lagi yang juga menjadi hiburan bagi saya adalah membuka media sosial. Dari mulai instagram, twitter, facebook, dan youtube. Kebayangkan gimana sibuk dan lelahnya? haha. Walau kadang dirasa cukup toxic juga kalau tidak bisa mengatur waktu dan porsi yang tepat. Tapi gimana dong, sulit juga untuk menghindarinya.

Belakangan, aya juga sedang suka menonton channel youtube yang bertema gaya hidup minimalis, room tour, tips berkebun, dan semacamnya. Biasanya mood langsung meningkat karena terinspirasi dan jadi tahu beberapa hal baru.


Tapi, efek dari semua itu adalah mata saya yang memang sudah begitu tergantung dengan kacamata jadi mudah lelah, ya pegel, ya sepet, terkadang terasa perih juga. Kalau sudah begitu saya jadi butuh banyak waktu sebagai jeda. Biasanya merem sebentar lepas kacamata dan dipijat ringan. Beberapa kali dikompres entah air dingin atau air hangat lumayan membantu sih. Tapi tetep gak bisa langsung konsen lagi karena bakalan pusing.


Sampai akhirnya suami beli Insto dry eyes dan minta saya mencobanya, karena keluhan yang saya alami ini ternyata ciri - ciri dari gejala mata kering gaes.


Kok bisa sih kena gejala mata kering?

Ini dia beberapa gejala mata kering yang perlu kita waspadai supaya kesehatan mata kita tetap terjaga :

Mata Sepet
Yang diakibatkan karena terlalu lama menatap Handphone atau membaca.
Mata Pegel
Yang diakibatkan karena terlalu lama menatap layar komputer, laptop ataupun televisi,
Mata Perih
Yang diakibatkan karena terlalu lama berada ditempat yang dingin atau berAC maupun ruangan outdoor yang terlalu panas dan terik.

Kita seringkali mengabaikan dan menganggap sepele gejala mata kering yaitu mata pegel, mata sepet dan mata perih. Padahal, di era digital seperti sekarang kemungkinan besar gejala tersebut sering kita alami karena banyaknya intensitas penggunaan gadget. Meskipun tidak hanya kegiatan yang berhubungan dengan gedget saja, segala kegiatan yang menuntut konsentrasi mata 

Seriusan kalau sudah mulai ngerasain mata pegel, mata sepet dan mata perih yang merupakan gejala dari mata kering pastinya sangat tidak nyaman dan berujung pada pekerjaan yang terbengkalai. 

Untungnya sekarang ada Insto Dry Eyes yang bisa menjadi solusi yang tepat untuk mengatasi keluhan mata kering.


insto dry eyes


Indikasi : Digunakan untuk memberikan efek pelumas seperti air mata, mengatasi gejala kekeringan pada mata, meringankan iritasi pada mata yang disebabkan oleh kekurangan produksi air mata (biasanya pada penderita rheumatoid, arthritis,kerato-conjunctivitis, dan xerophthalmia), juga di gunakan sebagai pelumas pada mata palsu. 
Tiap mili larutan isotonik steril mengandung Hydroxypropyl methylcelluloce3,0 mg, Benzalkonium chloride 0,1 mg.
Pantas saja saat pertama kali pemakaian kok rasanya dingin semriwing gitu dimata. Sejuk dan nyaman banget setelahnya. Ternyata karena teksturnya yang menyerupai air mata. So, buat yang sering ngalamin gejala mata kering seperti mata pegel, mata sepet dan mata perih bisa langsung cobain Insto Dry Eyes dan ucapkan selamat tinggal pada mata kering. Bye Mata Kering!

Bumbu Andalan Aneka Masakan

Tuesday, July 2, 2019
Assalamu'alaikum para pembaca setia,

Setelah beberapa bulan fokus ngantor dirumah, ngurusin segala macemnya dari mulai bangun tidur hingga tidur lagi. Dapur menjadi semacam laboatorium percobaan dan praktek segala macam menu yang tentunya masih sangat - sangat standart. 

Banyak yang bilang bahwa jantungnya rumah adalah dapur. Dan idealnya dapur ya harus terus ngebul dan bergerak layaknya jantung manusia yang selalu berdenyut. Meskipun ngebulnya hanya saat mau bikin teh atau kopi saja, haha. Ya gak apa - apa yang penting judulnya ngebul dan tetap ada aktivitas penghuninya.

Tapi serius lho, saya masak hampir tiap hari. Dari mulai masak nasi *yang pakai magic com* sampai aneka lauk pauk dan sayurnya saya masak hampir tiap hari. jadi boleh dong saya berbangga diri. Bukan bangga untuk pamer gaes, sama sekali gak layak untuk dipamerin kok, jadi buat apa pamer?

Maksudnya adalah bangga bahwa saya bisa melawan kemalasan dalam diri saya. Yang kadang suka mikir,

"Duh, timbang makan cuma berdua males banget deh sama cucian piring, dan bersih - bersihnya." 

Tapi saya berhasil mengalahkan semua itu dengan keyakinan bahwa masak sendiri bisa lebih sehat dan juga hemat pastinya. Meskipun sesekali tetap butuh jajan dan makan di luar tapi setidaknya bisa di batasi jadi gak bikin kantong jadi kebobolan karena kebanyakan jajan.

Supaya aktivitas memasak bisa efektif dan efisien saya pun membuat alternatif dengan membuat stock bumbu siap masak. Yang terdiri dari bumbu dasar putih, dan bumbu dasar merah sedangkan untuk bumbu dasar kuning hanya sesekali saja. Itupun hanya dengan menyampurkan bumbu dasar putih dengan kunyit dan jahe segar yang dihaluskan ataupun bubuk kunyit dan bubuk jahe yang juga saya stock di dapur. 

Memang ya akan cukup repot diawal untuk mempersiapkannya tapi lumayan aman untuk persediaan selama sebulan kedepan bahkan lebih. jadi, kenapa tidak?

Saya akan tulis cara pembuatannya, barangkali ada yang membutuhkan, atau buat saya sendiri jikalau lupa, cekidot ya..

Bumbu Dasar Putih 

Bahan:
  1. 250gr Bawang merah
  2. 100gr Bawang putih
  3. 50 gr Kemiri
  4. 3 sdm Lada bubuk
  5. 150 ml minyak goreng

Cara membuat :
  1. Haluskan semua bahan dengan blender
  2. Panaskan wajan dan beri sedikit minyak goreng, tumis bumbu yang telah halus tadi dengan api kecil hingga berubah warna, dan tambahkan 2sdm garam.
  3. jika sudah matang, dingin kan sebelum di simpan dalam wadah kedap udara. dan bisa disimpan di dalam kulkas.


Bumbu Dasar Merah

Bahan:
  1. 500gr Cabe merah besar/keriting
  2. 150gr Bawang Merah
  3. 100gr Bawang Putih
  4. 100gr tomat
  5. 50gr gula merah
  6. 100ml minyak goreng

Cara Membuat :
  1. Haluskan Semua bahan hingga halus dengan blender
  2. Panaskan wajan dan sedikit minyak goreng, kemudian tumis bumbu halus tersebut dengan api kecil tambahkan 2sdm garam.
  3. Tunggu hingga berubah warna dan mulai berminyak, angkat dan tunggu dingon sebelum disimpan.

Kalau sudah punya dua bumbu dasar ini tinggal tambahkan saja rempah sesuai jenis masakan, semacam lengkuas, jahe, kunyit, daun salam, sereh, dan daun jeruk. Kegiatan memasak jadi lebih simple dan hemat banyak waktu juga tenaga. Dengan begitu saya bisa mengerjakan pendingan pekerjaan lainnya seperti menyapu, setrika pakaian, atau menyiram tanaman.

Waku me time untuk nonton drakor, pakai skincare atau ngerajut juga jadi aman karena urusan dapur beres dan perut kenyang. I'am so happy.

Wassalam,

pertiwiutomo













Kemarau

Monday, July 1, 2019
Assalamu'alaikum,

Bulan Syawal hampir berakhir ya kan, apa kabar hutang puasa Ramadhan kemrin? Sedihnya adalah hutang puasa saya banyak tahun ini dan belum membayarnya satu pun. Justru mendahulukan puasa sunah enam hari di bulan syawal. Semoga masih ada umur untuk membayar hutang puasa kita ya.. Aamiin.

Perjalanan mudik kemarin yang *ehm* lumayan cukup panjang juga sih. karena memang libur kerja yang luamayan panjang, kurang lebih sepuluh hari di kampung halaman. alhamdulillah masih bisa ngerasaain kumpul bareng keluarga. baik itu keluarga saya juga keluarga besar paksu.

Namun di balik itu semua ada hal menyakitkan yang harus saya alami yaitu terbengkalainya tanaman di rumah. Meskipun saya memang tidak segitu niatnya untuk berkebun, tapi sedih juga lihat tanaman yang tak berdaya itu pada kering kerontang, berguguran daunnya karena tidak disiram selama ditinggal mudik kemarin.

Ditambah musim kemarau yang sepertinya telah tiba, panas terik, tiada hujan. Bahkan hembusan anginpun terasa panas menyentuh kulit. Bagaimana tidak dehidrasi ya mereka..

Terutama tanaman Pucuk Merah yang bener - bener rontok dan tidak kunjung membaik sampai sekarang meskipun sudah di siram sehari dua kali. Mungkin ibarat manusia mereka itu udah koma gitu ya, kudu dapat perawatan intensif yang sejujurnya saya gak tahu harus bagaiamana. Menghadapi tanaman yang cuma bisa diam tanpa bisa mengungkapkan apa yang mereka rasakan.

Coba tanya ke beberapa teman jawabannya sama, coba siramin aja terus sehari dua kali. Gaes, itu semua sudah saya lakukan sejak hari pertama kami sampai rumah. Tapi belum juga ada tanda - tanda kehidupan.

Kemudian coba browsing, ada yang menyarankan potong semua bagian yang kering, kemudian keluarkan dari media tanam dan rendam akarnya selama 3 hari. Itu yang belakangan saya lakuin, meski gak yakin tapi apa salahnya di coba kan?

Nanti setelah tiga hari direndam kemudian bisa di tanam lagi ke dalam media tanam yang baru, atau bisa juga pakai media tanam sebelumnya.

Apakah tanaman Pucuk merah ini akan membaik? dan bisa hidup lagi?

Wallahu Alam, kita sebagai manusia hanya berusaha semaksimal yang kita bisa. Karena hidup matinya makhluk ada di tangan Sang Pencipta, Allah SWT. Tapi, saya masih berharap semua akan kembali baik. Aamiin.

BTW, Mohon Maaf Lahir dan Bathin ya, buat pembaca semuanya. 

Salam, 

pertiwi utomo