Lifestyle, Hobi, and Story

Showing posts with label Keuangan. Show all posts
Showing posts with label Keuangan. Show all posts

KELOLA THR SAAT PANDEMI

Saturday, May 16, 2020


Assalamu'alaikum,

Sudah hampir dua tahun saya sudah tidak lagi menerima THR, ya karena sudah tidak lagi bekerja. Tapi, alhamdulillah masih ada THR dari suami yang boleh saya habiskan tentunya.

Habiskan disini bukan berarti saya secara impulsif membelanjakan semuanya tanpa sisa. Walaupun untuk hal - hal yang bermanfaat sekalipun tetap harus selalu bersikap hati -hati.

Apakah saya benar - benar butuh? apakah ini sangat penting? jika tidak terlalu penting mungkin bisa tunda sampai benar - benar punya dana lebih.

Beberapa hal yang biasa saya lakukan saat mengelola uang THR :

Dahulukan untuk membayar kewajiban, dalam hal ini adalah hutang (jika ada)
THR memang tunjangan pendapatan yang peruntukannya untuk membantu keperluan hari raya. biaya mudik, beli baju lebaram, zakat, sedekag, dan dan segala sesuatu yang biasanya keluarkan saat hari raya. Tapi seandainya kita masih punya beban hutang maka tidak ada salahnya untuk membayarnya dengan dana THR ini.

Diskusikan Rencana - rencana keuangan keluarga
biasanya kami selalu membicarakan banyak hal tentang rencana keuangan ini. tujuan apa yang ingin di capai. misal pengen beli ini itu. harga sekian dan seberapa penting.

Catat Kebutuhan selama hari raya.
Catatlah semua hal yang dibutuhkan untuk hari raya. Dari urutan yang paling penting sampai tidak terlalu penting juga beserta besaran nominal yang akan dikeluarkan.

Dengan catatan ini kita akan mendapat gambaran berapa total biaya yang dibutuhkan. Kemudian saya akan menyampaikan catatan ini pada paksu untuk disetujui. atau jika mungkin akan dikoreksi. entah di tambah atau dikurangi sesuai kebutuhan.

Siapkan uang cash dan langsung pisahkan sesuai post.
Hal ini saya lakukan untuk meminimalisir keluarnya uang tanpa kendali. Tentu kita tetap menyediakan dana cadangan untuk hal - hal yang tak terduga tapi tetap setelah point - point yang pokok terpenuhi.

Dengan beberapa tips terebut alhamdulillah pengeluaran yang tak terduga jadi lebih terorganisir. Apalagi saat ada pandemi seperti ini jangan sampai besar pasak daripada tiang. Kita tidak tahu sampai kapan kondisi ekonomi akan kembali stabil. Jadi, ayo bijak mengelola keuangan.

Wassalam,

pertiwi

baca juga : Merayakan Lebaran dimana?

Disclaimer : tulisan ini diikutsertakan dalam BPN 30 Day Ramadhan Blog Challenge 2020 #BPN30dayRamadhanchallenge2020-27 #bloggerperempuan #bpnramadan2020 #30dayblogchallenge

Zakat Fitrah

Tuesday, May 21, 2019
pict by instagram Blogger Perempuan

Assalamu’alaikum


Sebagai umat mushlim tentunya sudah sangat akrab dengan Zakat, Infak dan sodakoh. Bagaimna tidak, zakat merupakan salah satu dari rukun islam yang ke empat, setelah  syahadat, sholat, dan puasa Ramadhan, kemudian baru dan ibadah haji bagi yang mampu sebagai rukun islam yan kelima.

Bulan ini setelah kita melaksanakan ibadah puasa maka kewajiban kita selanjutnya adalah membayar zakat. Dengan tujuan untuk berbagi pada kaum yang membutuhkan.

Secara bahasa, zakat mengandung arti berkembang, bertambahnya barokah, dan pembersih. Sedangkan secara istilah adalah nama sebuah harta tertentu yang dikeluarkan untuk mensucikan harta atau jiwa, dengan praktek – praktek  dan diberikan terhadap golongan tertentu pula.

Kewajiban berzakat tertuang dalam QS. Al-Baqoroh: 43 yang artinya “Dan dirikanlah sholat, tunaikanlah zakat, dan ruku’lah bersama orang – orang yang ruku” .
Juga di beberapa surat lainnya dalam Alqur’an, QS. At-Taubat:103,  Qs. surat Albayyinat: 05 serta diperjelas dengan hadist Nabi yang diriwayatkan oleh Bukhari Mushlim.

Macam – macam zakat :
1. Zakat Badan atau yang biasa di sebut zakat fitrah
2. Zakat mal
Harta yang wajib di zakatkan ada 5 macam :
  1. Binatang ternak
  2. Perhiasan ( emas dan perak )
  3. Makanan pokok
  4. Buah – buahan(korma dan anggur)
  5. Harta niaga

Saya yakin banyak diantara kita yang sudah paham perkara zakat ini, tapi tidak ada salahnya saya tuliskan disini untuk me –refresh lagi ingatan kita tentang zakat. Yang akan saya bahas lebih lanjut adalah tentang zakat Fitrah. Sedangkan untuk zakat mall mungkin di lain waktu.

Zakat fitrah disyariatkan pada bulan sya’ban tahun ke 02 Hijriyah. Kehadirannya merupakan nilai tambah (hususiyyah) bagi umat Muhammad SAW. Menurut imam Waki’ zakat fitrah memiliki kesamaan fungsi  dengan sujud syahwi sebagai pengganti kekurangan yang terjadi dalam shalat. Sedangkan zakat fitrah sebagai penyempurna kekurangan yang terjadi selama berpuasa. Zakat fitrah ini hukumnya wajib bagi setiap mushlim.

Syarat wajib Zakat fitrah :
1. Islam
2. Merdeka
3. Menemukan bagian akhir bulan Ramadhan dan bagian bagian awal bulan syawal
  • Setiap anak yang terlahir setelah terbenamnya matahari malam idul fitri atau orang – orang yang meninggal sebelum terbenamnya matahari tidak wajib di keluarkan zakat fitrahnya.
  • Setiap anak yang terlahir sebelum terbenamnya matahari atau orang – orang yang meninggal setelah terbenamnya matahari, wajib dikeluarkan zakat fitrahnya.

4. Mempunyai kelebihan harta
Yakni memiliki kelebihan biaya hidup baik untuk dirinya maupun orang – orang yang wajib di nafkahinya pada siang dan malam hari idul fitri. Apabila tidak demikian, maka tidak wajib mengeluarkan zakat fitrah, meskipun sebenarnya masih memiliki  makanan – makanan yang dipersiapkan untuk hari raya, semisal ikan, makanan ringan dll.

KADAR ZAKAT FITRAH
Setiap mushlim yang telah memenuhi syarat, diharuskan berzakat fitrah untuk dirinya, juga untuk orang – orang yang wajib dinafkahinya yang berstatus mushlim. Sedangkan kadar zakat yang harus dikeluarkan untuk masing – masing  adalah sebanyak satu sho’ makanan pokok daerah tersebut. Yang apabila di konversi menjadi kilogram adalah :
Gandum : 1,862, 18 Kg
Beras : 2,  719,19 Kg

Jadi seperti itu gaes menurut buku fiqh yang saya baca. sedangkan waktu yang paling utama pelaksanaannya yaitu sesaat sebelum shalat idul fitri tapi boleh juga di mulai sejak awal ramadhan hingga sebelum sholat idul fitri. karena setelah sholat idul fitri maka hukumnya makruh sedangkan setelah terbenam matahari maka hukumnya haram.

Yuk siapkan dari sekarang, jangan sampai sibuk belanja baju tapi zakatnya malah lupa!

Wassalam,

Pertiwiutomo


Habiskan Saja THR(Suami)mu

Sunday, May 19, 2019

Assalamu'alaikum,

Yang lagi nunggu Tunjangan Hari Raya (THR) mana suaranya? 

Amazingnya, tahun ini saya tidak lagi punya THR karena  sejak november tahun lalu saya sudah resmi meninggalkan pekerjaan saya*amazingnya itu dimana cuy?*. Kadang kangen juga sama yang namanya gajian, apalagi menjelang hari raya seperti ini kan ya, ada yang ditunggu - tunggu banget selain gaji bulanan yaitu THR. Duh.. sedih.


Tapi, Rejeki kan gak cuma materi toh, diberi kesehatan dan kebahagiaan juga bagian dari rejeki yang lebih dari sekedar materi. Ini kalimat buat nyenengin hati karena gak dapet THR gitu ceritanya?


Lha, emang bener kok yang namanya nikmat sehat itu lebih dari sekedar materi. Apalah gunanya semua yang kita miliki saat nikmat sehat sudah tak dirasakan lagi. Bahkan harta takkan mampu membeli udara yang setiap hari ki hirup demi menyambung hidup. Jadi, wajib bersyukur atas setiap hal yang kita dapatkan hari ini. Bersyukur masih bisa bertemu Ramadhan tahun ini, yang artinya masih bisa memperbaiki diri lagi dalam berbagai hal.

Setiap tahunnya menjelang hari raya, jauh sebelum THR cair, saya biasanya sudah bikin catatan pengeluaran. Dari mulai biaya transport mudik, transport kesana kemari saat mudik, zakat dan sedekah,THR buat ponakan, Belanja oleh - oleh, dan biaya tak terduga yang terkadang lebih besar dari lainnya.

Tentunya itu diluar biaya beli baju lebaran yang memang tidak punya anggaran khusus. Karena gak beli baju baru atau sudah beli jauh - jauh hari sebelum THR turun. 

Bisa nabung gak? 

Pada prinsipnya wajib lebih sih. Tidak ada target harus sekian persen nabung tapi wajib lebih gak boleh kurang apalagi sampai punya utang. Sisihkan juga beberapa persen buat biaya hura - hura saat udah mulai berangkat arus balik lagi. Karena biasanya udah kering - kerontang nunggu gajian kan? mana tukang jualan kadang masih mudik jadi harus ada uang ekstra juga lah buat jajan.

Alhamdulillah, masih ada THR punya suami yang tentunya boleh dihabiskan. So, jangan panik gaes!

Wassalam,

pertiwiutomo



Cermat Saat Promo Belanja Online

Saturday, May 11, 2019
pict by Instagram Blogger Perempuan

Assalamu'alaikum gaes, 

Kalau dulu saya dengan mudahnya menghindari yang namanya laper mata dan kapal belanja dengan  cara tidak perlu mendatangi mall meski sedang banyak diskon sekalipun. Kecuali memang ada sesuatu yang sedang dicari. Tapi sekarang, godaan belanja semakin gencar ya gak sih?

Buka Instagram isinya iklan, review ini itu yang kadang kala bikin kepengen. Tapi alhamdulillahnya saya masih bisa bertahan dan tidak mudah kena bujuk rayu kelucuan suatu produk, kecuali butuh. Tapi paling gatel rasanya kalau lihat promo online shop, dari mulai flash sale, cashback, diskon dan promo gratis ongkir. Dengan dalih, "mumpung diskon lho"

Haruskah saya unistall semua aplikasi belanja online ini? tapi masih butuh juga sih, buat cek harga, mencari referensi suatu barang, dan berbagai alasan pembenaran lainnya. Yang intinya adalah saya masih suka juga kok tergiur promo belanja online di marketplace.

Tapi, saya punya sedikit trik menghadapinya :

  • Jika memungkinkan install beberapa aplikasi belanja online yang terpercaya, gunanya adalah supaya bisa cek harga terbaik. Dan memilih promo dari marketplace mana yang paling menguntungkan.
  • Sesekali cek harga juga di pasar offline, supaya bisa melihat perbandingannya.
  • Pastikan cek review barang tersebut supaya tidak kecewa setelah membeli
Sejujurnya belakangan ini semenjak saya menjadi full IRT yang secara otomatis jarang keluar rumah apalagi sekedar ngemall kecuali saat belanja bulanan. Belanja online seperti jawaban atas segala kebutuhan. 

Terkadang saya sengaja menunda belanja demi menunggu moment promo di online shop, dan saat promo berlangsung juga sudah ada gambaran produk apa yang dibutuhkan dan yang tidak dibutuhkan supaya terhindar dari sikap pemborosan.

Masih, masih terus berjuang supaya bijak saat  berbelanja, baik langsung maupun secara online. Kecuali sudah jadi milyuner yang uangnya takkan habis tujuh turunan. 

Waspadalah! Waspadalah!


Wassalam,

pertiwiutomo

#bloggerperempuan #30HariKebaikanBPN

Tata Cara e-Klaim BPJS Ketenagakerjaan

Friday, March 15, 2019
Assalamu'alaikum,


Pada kesempatan kali ini saya mau share pengalaman saya saat mengurus proses klaim pencairan dana BPJS Ketenagakerjaan. Yang lumayan penuh drama. Semoga bagi teman - teman yang akan mengajukan klaim dana BPJS tidak mengalami banyak drama setelah membaca tulisan ini.


eklaim BPJSTKU
Kantor BPJS Ketenagakerjaan


Beberapa tahun lalu, mungkin sekitar tahun 2012- an saya pernah juga sih ngurus pencairan / klaim dana BPJS Ketenagakerjaan yang sebelumnya bernama Jamsostek.


Dulu, prosedur pencairan Jamsostek tidak serumit sekarang. Seingat saya, kita bisa melakukan pencairan kapan saja asalkan sudah berhenti kerja minimal 1 (satu) bulan. Walaupun sudah mendapatkan pekerjaan lagi ditempat lain.

Tapi semenjak berubah menjadi BPJS Ketenagakerjaan sepertinya prosedur klaim secara penuh sedikit mengalami perubahan yaitu dengan keharusan sudah nonaktif bekerja. Jadi apabila sudah habis kontrak lebih dari satu bulan tapi saat pengajuan pencairan atau klaim masih bekerja ditempat lain maka tidak dapat di proses.

Sempat agak pesimis dalam artian males ngurus klaimnya karena pernah dengar cerita dari beberapa teman yang mengatakan bahwa proses klaim BPJS Ketenagakerjaan lumayan ribet, lama dan bertele - tele.

Ketika akhirnya saya ngalamin sendiri, ternyata pendapat tersebut tidak sepenuhnya salah. Pasalnya saya- pun merasakan itu karena harus bolak balik sampai 4x baru akhirnya urusan saya selesai. Perasaan campur aduk antara kesel, kecewa, tapi butuh gitu lho.

Meskipun sebenarnya hal tersebut tidak akan terjadi kalau kita sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan mau sedikit bersusah payah cari info seakurat mungkin. tentang prosedur dan syarat pengajuan klaim yang telah ditentukan sebelumnya.

Perlu diketahui, untuk tidak mendatangi Kantor BPJS terdekat sebelum melakukan pendaftaran online atau eklaim melalui aplikasi BPJSTKU, karena percuma gaes gak bakalan dilayani. 

Tapi kalau nekat kayak saya waktu itu gak apa -apa sih, kalau untuk sekedar bertanya prosedur dll, kayaknya boleh. Tapi kalau untuk klaim tidak bisa di proses sepertinya kecuali di kantor BPJS Ketenagakerjaan tertentu yang kenyataannya hampir sebagain besar sudah menggunakan antrian online dan e-klaim.

Nah, berhubung saya gagal melakukan pendafaran antrian online yang gak tau kenapa, entah error atau gimana intinya saya nyerah karena sesusah itu gaes. Ini dia link pengajuan antrian online yang saya maksud.

Karena itulah saya akan membagikan pengalaman saya saat kemarin berhasil mengajukan klaim secara penuh melalui e-klaim (elektronik klaim) melalui aplikasi BPJSTKU

Sebelum mengajukan klaim BPJS Ketenagakerjaan pastikan beberapa hal, antara lain:

1. Pastikan dokumen identitas kita sudah sesuai 
Karena pada beberapa kasus ada juga yang terjadi perbedaan, pada Nama, tanggal lahir, serta nama ibu kandung. Hal itu biasanya terjadi karena human error yaitu kesalahan saat penginputan data. Atau adanya perbedaan data pada dokumen yang kita miliki.

2. Siapkan kelengkapan data pribadi
Berupa : KTP, KK,  buku tabungan, surat keterangan kerja dan kartu BPJS (bisa berupa fisik atau yg digital dapat di print terlebih dahulu). Sebaiknya siapkan yang asli juga yang berupa photo copy.

3. Download aplikasi BPJSTKU
Aplikasi BPJSTKU dapat didownload melalui playstore diandroid atau bisa juga akses BPJSKU via web resmi BPJS Ketenagakerjaan. Nah, pict yang saya tampilkan adalah BPJSTKU yang di akses melalui web resmi BPJS Ketenaga kerjaan.


eklaim bpjstku
bpjstku via web

Setelah Klik Tombol Daftar akan muncul halaman seperti dibawah ini. gunakan email yang aktif ya gaes karena nantinya segala pemberitahuan akan dikirim ke email. 



eklaim bpjstku

Setelah klik tombol KIRIM maka secara otomatis akan ada email nomor OTP yang harus di input seperti halaman dibawah ini.


eklaim bpjstku

Selesaikan step selanjutnya dimana akan diminta untuk memasukan data diri sesuai yang tertera di e-KTP, nomot telepon juga pembuatan password. Setelah semua selesai maka kita sudah mulai bisa login menggunakan email dan password yang telah dibuat tadi. Hingga sampailah pada halaman seperti dibawah ini. 


eklaim bpjstku

Pada Menu kartu digital kita bisa melihat kartu BPJS Ketenagakerjaan yang kita miliki. selain itu apabila kita sebagai penerima upah memiliki lebi dari 1 (satu) kartu BPJS Ketenagakerjaan maka akan ata tombol / pilihan menu tambah. Silakan di klik dan isi dengan semua data dikartu yang kita punya.

Apabila semua data dari kartu yang kita punya sudah terisi maka untuk melihat saldo, kita bisa pilih Menu Lihat saldo JHT. Dalam menu ini kita bisa melihat secara terperinci nama perusahaan tempat bekerja, lama bekerja dan tentu saja saldo JHT.

Barulah saat kita sudah yakin dengan semua data yang ada, klik Menu Klaim Saldo JHT.





eklaim bpjstku

Selain beberapa hal yang perlu diisi antara lain kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan mana yang akan kita datangi saat menyerahkan berkas. Dan tentu saja pelaksanaan e-klaim ini bisa dilakukan dimana saja ya, tidak tergantung pada alamat e-KTP atau cabang pembuat kartu. Kemudian diminta juga untuk mengupload data diri dari mulai kartu BPJS Ketenagakerjaan, e-KTP, Kartu Keluarga, Buku tabungan dan surat keterangan kerja.

Note : Lakukan hal yang sama untuk semua kartu yang kita punya, jika punya 3 kartu maka kita melakukan pengajuan e-klaim sebanyak 3x dan seterusnya. Sebaiknya lakukan secara berurutan agar mendapat jadwal kedatangan yang  karena jika baru diinput keesokan harinya maka akan mendapat jadwal yang berbeda tiap kartunya. 

Email Persetujuan Pengajuan e-klaim

Setelah itu kita akan menerima email  persetujuan e-klaim sekaligus jadwal kedatangan. Mohon agar membaca dan mengingat baik - baik jadwal kedatangan kita untuk menyerahkan berkas asli dan photocopi. Karena saya sempat salah membaca jadwal dan terkecoh dengan kalimat "Silakan datang ke kantor cabang BPJS paling lambat 7 (tujuh) hari setelah pemberitahuan ini". 
Alhasil sampai sana tetep di suruh balik lagi cuy, kan kesel yaaa..

Kurang dari jadwal yang ditentukan jangan, tapi seandainya melebihi tanggal tersebut tidak apa - apa sih. 

Saat datang ke kantor BPJS Ketenagakerjaan pada tanggal yang telah ditentukan, dengan membawa dokumen pendukung. Masukan dokumen tersebut kedalam map yang telah disediakan kemudian taruh didalam drop box, untuk dilakukan verifikasi data. setelah itu barulah mendapat nomor antrian ke loket customer service.

Setelah input ini itu dan sedikit pertanyaan sebagai validasi data, kemudian dilakukan prosedur pemotretan. Maka selesailah proses pengajuan e-klaim pemcairan dana BPJS ketenagakerjaan. Menurut customer service-nya dana akan masuk maksimal 3 (tiga) minggu dari tanggal validasi. Tapi aktualnya, sehari kemudian munculah notifikasi uang masuk ke rekening saya.

Semudah itu ya gaes, asalkan kita melakukannya sesuai prosedur. Semoga tulisan ini membantu bagi teman - teman semua, jika ada tambahan bisa atau koreksi silakan share di kolom komentar ya, terima kasih. 

Salam,

Pertiwi Utomo








Kiat Menuju Kemandirian Financial

Thursday, March 14, 2019
Assalamu'alaikum,


kemandirian financial

Memiliki kemandirian financial adalah dambaan setiap orang. Ini bukanlah sebuah kehalu-an atau iming - iming dari penawaran investasi bodong. Yakin deh semua orang bisa kok mandiri secara financial asalkan mau belajar dan berusaha lebih keras untuk mewujudkannya. Inilah salah satu alasan kenapa kita harus melakukan perencanaan keuangan.

Makanya saya antusias banget saat ada sharing mengenai perencanaan keuangan diacara gathering blogger perempuan waktu itu. Pembicaranya adalah Budi Raharjo yang merupakan seorang Financial Planner.


Beberapa Alasan yang mendasari pentingnya perencanaan keuangan adalah :


PERUBAHAN CARA MENGELOLA KEUANGAN

Menurut Budi Raharjo, indonesia merupakan negara yang pengetahuan financial masyarakatanya masih sangat rendah. Dimana tidak semua manyarakat bisa tersentuh dengan pengetahuan tentang bagaimana cara mengelola keuangan.

Saya pribadi setuju dengan pendapat ini karena memang masih banyak masyarakat yang bahkan untuk menabung saja, masih mikir. Bukan karena tidak punya uang tapi memang karena kesadaran untuk itu masih sangat rendah. 

Contoh lain lagi, saat musim kenaikan kelas atau pendaftaran sekolah masih ada yang kelimpungan mikirin biaya sekolah. Padahal itu semua adalah pengeluaran rutin yang seharusnya bisa dibudgetkan dari awal, bukannya baru ribut saat sudah jatuh tempo. 

Again, ini bukan perkara tentang si kaya dan si miskin, tapi perkara bagaimana cara mengelola uang berapun penghasilannya.

Sasaran utama objek sosialisasi ini adalah para ibu - ibu, kenapa ibu - ibu sebaiknya paham mengenai perencanaan keuangan? karena biasanya istrilah yang akan mengelola keungan milik suami. Jadi penting banget para ibu mulai sadar untuk mengelola keungannya demi masa depan yang lebih baik.

Sebenarnya untuk memulai  mewujudkan kemandirian financial sebuah perencanaan keuangan kita tidak perlu berandai - andai terlalu jauh. Mulai lah dari yang paling simpel dan sederhana yaitu dengan cara "control your habit"

"it's NOT YOUR SALARY that make you RICH, it's your SPENDING HABIT" Charles A. Jaffe

INFLASI
Dengan adanya inflasi yang terjadi setap tahun akan mempengaruhi pilihan invenstasi apa yang akan dipilih. inflasi adalah musuh utama uang yang kita miliki. 


DEMOGRAFI
Dinamika yang terjadi didalam masyarakat. Dari mulai tingkat populasi atau pertumbuhan penduduk dan penyebarannya, tingkat pendidikan, usia produktif dll akan berpengaruh pada pertumbuhan ekonomi juga.


KEMANDIRIAN FINANCIAL
Untuk mewujudkan kemandirian financial pak Budi Raharjo membagikan pengalamannya yaitu dengan memiliki 5 kecerdasan yang harus dimiliki, yaitu:

1. Kecerdasaan Menciptakan Uang
Sudah jelas dong kita harus bisa menghasilkan uang. Dalam arti harus bisa berpenghasilan. ya dari mana kita mau mengelola uang jika uang yang dikelola tidak ada. *ya kalee* dengan cara apa? Usaha dong gaes!

Dengan cara konvension ya dengan bekerja atau berbisnis. Atau kita bisa mulai memikirkan bagaimana caranya menciptakan uang tanpa uang, wow menarik sekali, tapi bagaimana bisa? tentu saja bisa jika kita punya Skilluniq skill dan kreatifitas.
Ingat KASH before CASH. KASH itu sendiri yaitu Knowledge, Attitude, Skill, The go Financial
2. Kecerdasan mengalokasikan Anggaran
Pentingnya memahami perbedaan antara kebutuhan, Kepentingan dan keinginan. Semakin paham mengenai ketiga hal dimaksud, kita akan semakin mudah untuk mengalokasikan anggaran yang kita punya dengan tepat sasaran.

Butuh : Segala sesuatu yang akan mempengaruhi keberlangsungan hidup. contohnya adalah sandang, pangan, pendidikan, kesehatan, listrik, air dan udara bersih


Penting : Segala sesuatu yang diperlukan untuk meningkatkan produktivitas, penghematan, serta alasan keamanan (berjaga - jaga). contohnya : Handphone, kendaraan, tabungan dan investasi, asuransi, pengembangan diri, olahraga, vitamin dan rekreasi.


Ingin : Segala sesuatu yang diperlukan demi kesenangan, aktualisasi, status, bahkan kenyamanan. Cobtohnya :Gadget terbaru, pakaian mahal, barang branded, mobil mewah, makan di luar, jalan - jalan ke luar negeri, ikut club kebugarn dan perawatan tubuh secara berlebihan.

3. Kecerdasan Mengembangkan
yaitu dengan cara berinvestasi sekecil apapun. Dalam berinvestasi semakin tinggi hasil atau keuntungan yang diharapkan  maka akan semakin tinggi resiko. sebagai pemula pilihlah instrumen investasi sesuai dengan goals yang ingin dicapai juga minim resikonya seperti rekasadana, menabung atau dengan membeli logam mulia. 

4. Kecerdasan Melindungi Uang
Dengan membagi - bagi rekening sesuai post pengeluaran yang telah ditentukan, menyiapkan dana darurat, menabung dan berinvestasi.

Bijak dalam memilih instrument investasi juga menjadi salah satu hal yang perlu dipelajari. 

5. Kecerdasan mengelola informasi.
Semakin cerdas seseorang mengelola informasi maka akan semakin mudah baginya untuk dapat menganalisa situasi perekonomian yang sedang terjadi. yang sedikit banyak dapat mempengaruhi dalam pengambilan keputusan ekonomi.


GAYA HIDUP / Lifestyle
Berdasarkan penelitian yang paling banyak menggerus biaya bulanan adalah kebutuhan untuk lifestyle. Hal ini menjadi momok paling mengerikan, karena  biasanya setiap kali pendapatan mulai naik maka kebutuhan akan lifestyle seperti otomatis ikut naik juga. Apalagi di era digital seperti sekarang dimana tingkat kebutuhan lifestyle menjadi sedemikian penting bagi sebagian orang.

Misal yang dulu cukuplah makan ke warteg tapi semenjak naik gaji pengennya naik level maunya makanan resto dan caffe, atau yang sebelumnya betah aja ngontrak di gang sempit mendadak jadi alergi dan pengin pindah ke meikarta. *korban iklan*. 

Belum lagi gaya berpakaian yang maunya selalu up to date supaya bisa OOTD-an dan gak ketinggalan jaman. Juga kebutuhan akan rekreasi, hang out atau jalan - jalan demi kesenangan dan photo yang instagramable. Fenomena generasi millenial yang seakan menjadi hal yang lumrah.

Padahal naik gajinya cuma sekian persen itu pun sudah tentu dibarengi dengan naiknya kebutuhan pokok, tarif dasar listrik juga BBM, dan kenaikan harga kebutuhan lainnya.

Gimana gak ngos - ngosan kalau gitu caranya. apa iya mau kaya gitu terus?


kemandirian financial
Financial Habit

Kebiasaan sederhana yang bisa kita mulai adalah dengan membuat catatan pengeluaran, membiasakan memasak menu sehari - hari,  membawa bekal saat bepergian. Membiasakan perut kenyang sebelum pergi juga sangat berpengaruh lho. Karena biasanya saat perut lapar keinginan untuk jajan menjadi lebih besar, akhirnya kalap membeli makanan padahal ujungnya jadi mubazir dan berlebihan.

Kebiasaan berhemat dalam penggunaan listrik juga bisa membantu menekan biaya listrik bulanan. 

RESIKO EKONOMI
Adanya faktor - faktor yang menyebabkan kesemrawutan kondisi ekonomi seperti yang terjadi saat krisis moneter dsb.


RESIKO KEHIDUPAN
Yaitu dengan mempertimbangkan adanya siklus kehidupan. Dimana usia produktif seseorang bukanlah sesuatu yang sifatnya terus menerus. Setelah rentang waktu tertentu setiap orang akan dihadapkan pada usia pensiun. Bagaimana mewujudkan masa pensiun yang sejahtera. itulah yang harus mulai dipikirkan dari sekarang.

Selain itu resiko akan adanya musibah/ bencana alam atau kondisi kesehatan yang menurun juga menjadi pertimbangan dalam perencanaan keuangan.




TEKNOLOGI
Bagamana kemajuan teknologi Selain berpengaruh terhadap pesatnya pertumbuhan ekonomi juga dapat merubah dapat mengubah cara pandang dan gaya hidup masyarakat.



Tahapan Dalam perencananan Keuangan, yaitu :
  • Menentukan tujuan keuangan
SMART dalam menentukan tujuan keuangan, dengan
Specific/apa dimana : Menentukan apa yang ingin diraih. Contoh ingin Ibadah haji
Measurable/bisa diukur berapa : Kita dapat menghitung atau mencari tahu berapa banyak biaya yang ibutuhkan untuk mencapai tujuan keuangan tersebut. 
Contoh : 35jt tahun ini dengan asumsi 25 juta diawal supaya bisa didaftarkan di depag.
Attainable/sesuai kemampuan : Menentukan tujuan keuangan juga harus melihat kemampuan diri. 
Realistic/dapat dicapai  : Tentu saja tujuan yang kita buat harus realistis.
Time bound/waktu pencapaian : Membuat tenggang waktu yang lebih jelas akan mempermudah dalam menentukan berapa banyak dana yang harus disisihkan. 
Contoh: Dalam kurun waktu 3th kedepan sudah bisa mendaftar di depag. Maka perhitungannya adalah = 25jt / (12x3) = 25jt/36 bulan = 694.444,4 

Jadi, setiap bulannya harus bisa menabung minimal Rp 694.444,4
  • Analisa
Yaitu dengan mengenali kebutuhan bukan sekedar memuaskan keinginan. Dan mulailah mebuat daftar kebutuhan tiap bulannya. Analisa juga beberapa hal yang mungkin menggerus pengeluaran misal kebiasaan over budget saat belanja tanpa catatan daftar kebutuhan, dll. Bila perlu sekalian dipikirin apa solusinya. 
  • Kalkulasi Kebutuhan
Setelah membuat daftar kebutuhan hal selanjutnya yang harus dilakukan adalah menghitung berapa besar biaya yang diperlukan. Antara kebutuhan sosial, asset dan biaya konsumsi (kebutuhan sehari - hari)
  • Membuat perencanaan
Setelah memahami tujuan, menganalisa, dan mengkalkulasi tahap selanjutnya adalah membuat perencanaan strategy untuk mencapai tujuan keuangan, yaitu:
Kembangkan pendapatan, kelola gaya hidup, Investasi, miliki proteksi, dan tentu saja disiplin menjalankan semuanya.
  • Implementasi dan monitoring
Adapun Implementasi dari perencanaan keuangan yaitu dengan tindakan yang lebih konkrit seperti :
- Memiliki catatan pengeluaran
- Mengurangi pengeluaran atau menambah penghasilan
- Mengurangi Utang
- Menabung
- Mulai berinvestasi

Lakukan monitoring dan evaluasi setiap bulannya, memang sedikit merepotkan bagi yang belum terbiasa tapi seiring berjalannya waktu kita akan merasakan manfaatnya. 

Semakin cepat kita menyadari akan perlunya perencanaan keuangan kemudian segera memulainya semakin cepat kita bisa menuju kemandirian financial.

Salam,

pertiwi utomo