Lifestyle, Hobi, and Story

Showing posts with label rajut. Show all posts
Showing posts with label rajut. Show all posts

MEMBUAT MASKER RAJUT SENDIRI

Saturday, April 25, 2020
Assalamu’alaikum,

Ada yang mendadak naik daun dan laris manis saat ini, masker dan hand sanitizer. Permintaan yang melebihi ketersediaan di pasaran membuat harga masker melambung tinggi melebihi batas nalar.
  
Mungkin hal ini tIdak perlu terjadi seandainya tidak ada oknum nakal yang tega mengambil keuntungan di tengah pandemiK seperti saat ini. Ya dialah para penimbun masker. Disaat yang lain berlomba-lomba saling bahu membahu berjuang demi kemanusian mereka justru sibuk menghitung – hitung keuntungan. Tidak ada satupun manusia di dunia ini yang ingin merugi dalam bisnis apapun akan tetapi pakailah hati nurani. *Duh.. kok jadi emosiong ya saya*


merajut masker
Merajut masker


Kebetulan sih kalau saya yang setiap hari dirumah saja ya tidak terlalu butuh – butuh banget beli masker, apalagi saya juga memang sudah terbiasa pakai masker kain dari dulu tiap kali pegi keluar terutama saat harus naik ojek online, naik angkot, ke pasar, dan lainnya. Bukan apa – apa sih saya memang suka ‘engap’ sendiri sama asap kendaraan dan debu jalanan.


Nah, sekarang saya mau nulis pattern masker rajut hasil nonton youtube. Biar kapan – kapan kalau saya mau bikin lagi saya tinggal nyontek.

Masker Rajut (Ukuran Dewasa)

Alat & Bahan :
Hakpen tulip no.5.00/3.00mm
Benang Katun ( saat ini saya pakai stock benag cashmilon yang lumayan lembut.
Kain katun untuk lapisan penyaring udara

Pattern
Buat slip knot, dan buat Chain sebanyak 40x
R1 = Chain 1, Single Crochet sebanyak 9x (dari Chain kedua), Half double crochet sebanyak 22x, Single Crochet lagi sebanyak 9x
R2 – 18 = Balik, Single Crochet sebanyak 9x (Single crochet awal tanpa penambahan Chain), Half double crochet sebanyak 22x, Single Crochet sebanyak 9x
R19 = Single Crochet sebanyak 39, slst di chain 1.
  • Tambahkan 36 chain (untuk tali masker) kemudian slst di ujung baris pertama.
  • Lanjutakan membuat Single Crochet sebanyak 38x , tambahkan chain 36x,  slst di ujung satunya lagi.

Masker Rajut (Ukuran anak - anak)

Pattern
Buat slip knot, dan buat Chain sebanyak 30x
R1 = Chain 1, Single Crochet sebanyak 6x (dari Chain kedua), Half double crochet sebanyak 18x, Single Crochet lagi sebanyak 6x
R2 – 18 = Balik, Single Crochet sebanyak 9x (Single Crochet awal tanpa penambahan Chain), Half double crochet sebanyak 23x, Single Crochet sebanyak 9x
R19 = Single Crochet sebanyak 29 sts, 
  • Tambahkan 34 chain (untuk tali masker) kemudian slst di ujung baris pertama.
  • Lanjutakan membuat Single Crochet sebanyak 28x, tambahakn chain 34x, Slst di ujungsatunya lagi

Mohon maaf kalau tulisan pola saya malah membingungkan, ini saya kasih link video youtubenya supaya lebih jelas.

Wassalam,

pertiwi


Disclaimer : tulisan ini diikutsertakan dalam BPN 30 Day Ramadhan Blog Challenge 2020 #BPN30dayRamadhanchallenge2020-6 #bloggerperempuan #bpnramadan2020 #30dayblogchallenge

Awal Perkenalanku Dengan Merajut

Wednesday, January 16, 2019
Assalamu'alaikum,

Apa kabar sahabat semua? semoga baik selalu dan dalam lindungan-Nya. Menuju tahun 2019 menjadi blogger yang rajin nulis blogpost maka saya akan mulai berbagi cerita ya..

Awal mula saya suka merajut adalah saat kelas 1 SMP. Waktu itu saya sangat exited ketika ada teman sekelas yang membawa alat rajut ke kelas. Kegiatan yang 'wanita' banget bagi saya dan entah kenapa saya memang suka sekali segala kegiatan yang unik entah itu crafting, atau per 'DIY'an.

Singkat cerita saya mulai memperhatikan bagaimana teman saya menyelesaikan produk rajutannya, yaitu sebuah pita rambut. Kebetulan memang saya memiliki rambut panjang dan sering gonta ganti pita rambut. Sebuah kebetulan yang menyenangkan.

Jadilah saya mulai minta diajari, dan beruntungnya teman saya itu sama sekali tidak menolak bahkan menyambut dengan senang hati dan rela meminjami saya sepaket kelengkapan rajut miliknya. Yaitu, hakpen merk rose dan segulung benang wol.

Waktu itu saya sama sekali tidak paham teknik merajut itu apa dan jenis - jenis tusukannya apa. Bener - bener cuma melihat bagaimana cara teman saya itu mengaitkan benang. Dan ternyata, belakangan ini saya ketahui bahwa teman saya itu merajut dengan teknik 'crochet' atau mengaitkan benang dan menggunakan tusuk 'half double crochet'.

Saking bahagianya saya waktu itu karena sudah mulai lancar merajut, saya mulai beli benang aneka warna dan membuat beberapa pita rambut. Ya, cuma bisa bikin pita rambut saja karena teman saya pun cuma bisa bikin itu. Dan pada masa itu manalah kita kenal browsing, googling dan segala sesuatu tentang internet. 

Sampai saat saya terpilih menjadi salah satu kandidat untuk mewakili sekolah sebagai siswa teladan tingkat kecamatan. Sayapun mengikuti serangkaian test dari mulai test tertulis yang lumayan menguras pikirang, test fisik, dan wawancara. Sampailah pada pertanyaan, Apa hobi kamu?, saya jawab baca dan merajut. 

Keterampilan apa yang bisa kamu tunjukan?, maka saya menunjukan hasil karya rajutan saya, sungguh kocak. Mana ada siswa teladan pamerin  karya rajutnya.*LOL*

Untuk menjadi seorang siswa teladan tentu tidak hanya bisa mengandalkan kemampuan akademik saja. Tapi juga kreatifitas dan keahlian di bidang seni yang bisa ditonjolkan saat ajang kompetisi dengan sekolah lain.

Alhasil, karena bakat seni saya dalam dunia tarik suara bahkan seni tari sangatlah pas - pasan dan tidak pula di asah dengan baik. Maka saya harus mengalah dan membiarkan sahabat saya yang lebih jago menari tadisional untuk melenggang menuju kompetisi siswa teladan tingkat kecamatan itu.

Sedih? Gak dong, bahkan saat itu saya merasa bersyukur. seperti terlepas dari beban berat di pundak saya. Terlihat sekali bahwa saya tidak suka berkompetisi  dan menonjol. 

Hal itu juga tidak membuat saya berhenti merajut. Bahkan saat saya SMA, dengan segala keterbatasan ilmu dalam merajut saya mulai membuat taplak meja dan cover tudung saji. Dengan pola asal - asalan pastinya. *hehe*

Setelah lulus SMA dan  merantau keluar kota untuk bekerja sambil kuliah, saya nyaris lupa dengan hobi merajut. Disamping karena keterbatasan waktu juga karena kotak alat rajut saya hilang entah kemana.

Sampai pada suatu hari di tahun 2016 saat saya sedang browsing di internet saya mengetik kata, "rajut". Muncullah berbagai tulisan mengenai rajut merajut. Mulai dari belajar merajut, teknik dasar merajut, bahkan banyak pula yang sharing pola rajut secara gratis. Tak sampai disitu bahkan tutorial merajutpun bertebaran di youtube. MasyaAllah Tabarakallah.. bahagia banget saat itu.

Saya jadi semangat untuk merajut lagi. Merajut asa, merajut cinta, merajut masa depan yang lebih baik. *eaaaaaaaaa*

Beruntungnya generasi jaman sekarang yang sudah mengenal internet. kita bisa belajar dan mengambil banyak manfaat hanya dengan sekali sentuh. Kemudahan yang tidak dimiliki oleh generasi nenek moyang kita. Asal kita pergunakan untuk hal yang positif sejauh ini keberadaan internet sungguh patut di syukuri.

Dengan bermodal tutorial dari youtube dan semangat 45 untuk belajar , sekarang skill merajut saya sudah jauh lebih baik. Membuat sepatu bayi, topi bayi, selimut, syal, taplak meja, doily, dompet, aneka tas dari mulai handbag, slingbag bahkan backpack juga sudah pernah saya coba. 


tas rajut

tas rajut

tas rajut



Mulanya hanya ingin buat untuk koleksi pribadi tapi selalu saja ada yang berminat jadi akhirnya saya jual, bahkan hingga saat ini saya belum memakai produk rajut saya sendiri. 

Pelanggan saya sendiri kebanyakan adalah saudara dan teman - teman mereka. sempat promo lewat media instagram dan mendapat respon yang baik pula. akan tetapi karena saya akhirnya menyadari bahwa saat itu saya belum bisa menjawab permintaan konsumen terkait tenggang waktu pengerjaan produk yang dituntut serba cepat akhirnya saya belum berani melakukan promo open pre order lagi.

O iya, agara tidak tercampur baur dengan feed instagram saya yang random  sayapun membuat akun instagram khusus untuk menyimpan dokumentasi produk hasil rajutan saya, di @delimamerah.gallery boleh follow juga ya jika berkenan.

Sungguh diluar dugaan, sesuatu yang awalnya hanya hobi saja bisa menghasilkan rupiah. Meskipun dulu saya mengerjakan produk rajutan disela - sela kesibukan saya bekerja full time dan menjadi ibu rumah tangga.

Dan saat ini saat keadaan mengharuskan saya menjadi full time IRT dan meninggalkan dunia perkantoran. Merajut mejadi salah satu obat pembunuh kekosongan waktu selain menulis. 

Jadi, udah berani open pre order lagi atau hanya akan membuat produk ready stok? Kita lihat saja nanti, hehehe.

Salam,

Delima Merah






5 Kebahagian Sederhana Seorang Perajut Amatiran

Tuesday, December 18, 2018


Assalamu'alaikum,

Pernah baca entah dimana, katanya orang yang paling bahagia adalah orang yang paling cepat memaafkan kesalahan orang lain. 

Setelah dipikir - pikir benar juga ya, betapa lelahnya hati seseorang yang diliputi amarah, dendam dan kebencian. Hari - hari penuh dengan kegelisahan, sakit hati yang bertumpuk - tumpuk dan pikiran yang penuh dengan memory menyakitkan. 

Ternyata, salah satu kunci kebahagiaan selain dengan banyak - banyak bersyukur adalah dengan memaafkan. Sebuah teori yang pada kasus - kasus tertentu sangat tidak mudah dilakukan. 

Ya, semua tergantung dong dengan besar atau tidaknya kesalahan orang lain terhadap kita. Layak atau tidaknya dimaafkan dan seberapa sering si pelaku melakukannya. 

Lagi - lagi perkara memaafkan itu tidak bisa dilihat secara real, hanya kita dan yang Maha Kuasa yang tahu. Bahkan saat kita bisa melempar canda tawa pada si pelaku bisa jadi masih ada rasa yang mengganjal yang tak bisa diabaikan begitu saja.

Kunci lainnya adalah sengan menyederhanakan konsep kebahagiaan itu sendiri. Tak perlu menunggu pelangi untuk bahagia sedangkan rinai hujan menawarkan romansa penuh cinta.*gubrak*

Jadi cobalah berbahagia dengan hal - hal kecil yang kita temui. Misalnya :

1. Mendapat Pola Rajut Gratis 
Ini bisa jadi boodboster banget saat saya sedang bingung untuk memulai sebuah project. yang tadinya males - malesan karena merasa buntu saat ada pesanan sebuah project. Yang tadinya sudah hampir menyerah dengan tumbukan benang jadi semangat lagi.

2. Diskon Benang Favorit Ditambah Promo Gratis Ongkir
Ini bisa bikin mata berbinar - binar dan kalap sih karena bisa menekan ongkos produksi sebuah produk. Alasan yang sering digunakan sebagai pembenaran adalah "kan mumpung diskon gratis ongkir pula"

3. Menyelesaikan Satu Produk Rajutan Tanpa Bongkar Ulang
Kondisi bongkar ulang rajutan ini sering terjadi saat saya salah membaca pola. Dengan kesalahan yang fatal dan merusak nilai estetik dari produk rajutan tersebut. Nyesek sih tapi dari pada nantinya jadi produk gagal.

Ini biasa terjadi kalau saat merajut banyak iklan yang mau lewat misalnya, karena ngantuk akhirnya tidur dulu. Tapi saat bangun dan mulai merajut lupa hitungan pola atau ada chain (rantai) yang terlewat.

Makanya saat proses merajut berjalan lancar tanpa kesalahan saya bersyukur dan happy banget.

4. Menjahit Inner Produk Tas Rajut Tanpa Jarum Patah
Ini salah satu drama bagi saya sih tiap kali mau finishing produk tuh rasanya ketar ketir. terutama produk handmade berupa tas rajut yang pastinya harus di pasang inner kain atau resleting.

Sekalinya benang aman tapi jahitan miring - miring sehingga kudu bongkar lagi,, kan syedihh.

Makanya pas semua bisa berjalan sesuai harapan happy pake banget.


5. Mendapat Testimoni Positif Dari Customer
Ini tuh kadang bikin berbunga - bunga kayak dapet surat cinta lho. Tiap kali selesai sebuah project rajutan terus customer suka atau bahkan repeat order itu jadi penyemangat banget.

Mendadak kepercayaan diri meningkat dan rasanya gak sabar buat terus mengupgrade skill supaya bisa mengasilkan karya yang lebih baik lagi.

Demikianlah sekelumit cerita tentang kebahagian sederhana seorang perajut amatiran.

Itu semua baru sebagian kecil saja dari sekian banyak anugerah kebahagiaan. Banyak hal yang patut kita syukuri bahkan dalam sebuah kegagalan karena dari sanalah kita banyak mengambil hikmah dan pelajaran.

Semoga kita semua senantiasa dilimpahi kebahagiaan, Aamiin.

Salam,

Delima Merah

Tulisan ini disertakan dalam #BPN30dayChallenge2018 #BloggerPerempuan hari ke-27

Evaluasi Blog Delima Merah

Friday, November 24, 2017

Assalamu'alaikum para pembaca yang budiman..

Pernah ada yang bertanya - tanya gak sih kok nama blog nya Delima Merah? kok isinya gak sesuai sama tag line nya?

Jadi, awal mula bikin blog ini pada tahun 2011 lalu, waktu itu saya lagi demen - demen nya nulis dan ikutan acara kepenulisan.

Walaupun ya belum juga pecah telor karya, karena masih betah ngendon di draft dan males edit - mengedit naskah.

Kepikiran tuh punya wadah buat saya nge-post hasil tulisan saya, yang berupa cerpen, atau puisi, syukur syukur nantinya bisa nerbitin buku.

Biasanya tiap penulis itu punya nama beken alias nama pena. Nah, Delima Merah itulah nama pena saya (pengennyaa...).

Terinspirasi dari nama batu mulia merah delima, dan kata - LIMA - ini merupakan simbol dari kami lima bersaudara.

Penulisan hurufnya juga sudah mengalami beberapa kali perubahan,
Awalnya The5merah Putih yang artinya "Lima Anak Perempuan berkelas yang punya keberanian menghadapi kerasnya kehidupan tapi tetap berpegang teguh pada kebenaran dan kesucian." Kerennnn yakkk... 😁😁😁

Kemudian dirubah lagi jadi TheLima Merah Putih, terakhir di sederhakan menjadi 'Delima Merah' tanpa mengurangi makna awal.

Yang terakhir ini terasa lebih Friendly aja baik di baca maupun di tulis. Karena saya juga menggunakan sebagai label dari produk - produk handmade saya baik jahitan maupun rajutan.

Ya begitulah.. Belum bisa konsisten di satu jenis postingan. Mohon maaf kalau akhirnya Delima Merah menjadi blog Random, gak jauh  sih dari tulis menulis dan hobi lainnya kayak baca buku, rajut, dan jahit.

Yang belum pernah saya tulis adalah resep masakan. Karena gak hobi banget masak, meskipun hampir tiap hari masak dan belum pede juga buat share resep pribadi yang gak jauh dari duo bawang sebagai bumbu andalan.

Tapi kedepannya tidak menutup kemungkinan saya akan berbagi resep masakan atau sekedar bercerita tentang masakan bahkan mengulas tentang menu MPASI mungkin, kenapa tidak?.

Mohon doanya aja sih biar segera ada yang di mpasi-in. Hahaha..

Sesekali saya juga bakalan coba review produk kecantikan biar kayak para beauty blogger yang kece - kece di luar sana.

Apalagi ya, yups semoga segera juga bisa share tulisan tentang tumbuh kembang anak atau pola asuh kids jaman now. Atau share tentang promil juga kali ya, semoga bisa berbagi kebaikan dimanapun salah satunya lewat tulisan.

Untuk tema yang terakhir butuh kekuatan extra nih kayaknya karena bakalan menguras banyak emosi dan pikiran. Kalaupun pada akhirnya saya menuliskan juga perihal program kehamilan, itu semua semata karena saya ingin menjadikannya sebagai catatan sejarah dalam kehidupan saya.

Demikianlah sekilas info, terima kasih sudah membaca.

Wassalam.






Balada Perajut Paruh Waktu Menjelang Hari Raya Iedul Fitri 1438 H

Tuesday, July 4, 2017
Balada Perajut Paruh Waktu Menjelang Hari Raya Idul Fitri

Menggeluti sesuatu yang kita sukai, itu pasti kita gak itung -itungan kan, baik waktu, uang maupun tenaga.

Gak itungan berapa banyak waktu yang dihabiskan dalam membuat suatu produk. Saya perajut, pemula, belum mahir, dan masih harus banyak belajar yang gak hanya sekedar belajar, melainkan praktek langsung aja.. Learning by doing.😁

Pertama kali posting produk rajutan dapet komentar positif, serius itu menyenangkan, bukan senang dalam arti gimana gimana, ya minimal hasil karya kita di sukai. Saat itu belum berani ambil orderan, ya kali kapan mau dikerjainnya secara masih sambilan aja. Dan masih pemula banget.

Seiring berjalannya waktu, akirnya memberanikan diri terima order. Jujur perasaannya itu deg - degan dan bingung

Paling bingung kLo customer nanya harganya berapa?
*garukpala
Iya karena pada awalnya memang hanya Hobi aja, gak pernah ngitungin secara detail Harga pokok produksinya

Pertanyaan kedua yang bikin galau, jadinya kapan?
😭😭😭😭

Serius ini bikin galau banget, lha si amatiran ini ngerjainnya di sambi kerja, masak, nyetrika, dan beberes rumah plus ngurus suami.
Ya jadi harap maklum yaa kalo lambrettπŸ˜€πŸ˜€
Dan bulan ini aq berhasil ngerjain 5 pcs tas dalam ukuran Medium.. Luuarr biasa...

Ini jarang jarang lhoo biasanya paling sebulan 1 atau 2 karena ngerjainnya juga tiap weekend aja...

Ramadhan telah berakhir Semoga Ibadah Puasa kita di terima Allah, Aamiin.. Amiin ya Robbal AlaminπŸ˜‡πŸ˜‡

Selamat Hari Raya Iedul Fitri 1438 H😊😊😊