Lifestyle, Hobi, and Story

Arti Sebuah Nama

Friday, November 23, 2018

Sebenernya udah pernah di share terkait pemberian nama blog ini dalam artikel  Evaluasi Delima Merah silakan yang mau baca.

Tapi pada kesempatan kali ini tak apalah saya ulang lagi demi menjawab sebuah tantangan. Jadi dahulu kala, awal banget bikin blog kan emang buat nulis- nulis aja tuh. Tanpa ada niatan untuk dikenal atau pengen tulisannya dibaca orang lain. Cuma sebagai wadah untuk menulis aja. Terus pengen dong pakai nama pena biar keren dan sedikit misterius. *Haha*

Jadilah saya merenung, memikirkan nama apa yang pas dan sesuai dengan yang saya harapkan. Berhubung waktu itu saya semacam kena syndrom galau ala perempuan single abis nerima undangan. Bawaannya mupeng pengen ada yang ngasih mahar cincin. Jadilah waktu itu sering banget search bentuk cincin, demi menghibur diri.   *LOL*

Suka banget sama cincinnya Kate Middleton yang katanya warisannya Lady Diana itu. Sebuah cincin sederhana dengan batu Shappire yang elegan banget. Terus saya jadi pengen punya nama pena 'shaphira' tapi kok ada yang kurang ya, kurang greget gimana gitu. 

pict by google
pict by google


Selain kurang greget nama shappira ini udah banyak yang pake, bahkan salon tempat saya make-up untuk wisuda jaman itu namanya salon shapphira. Iya kala itu manalah bisa dandan, punya make-up aja gak, boro-boro paham skincare-an. Jadilah cuma buat wisuda aja kudu merogoh kocek lumayan mahal yang cuma bertahan beberapa jam doang. Tapi namanya juga moment special kan. *ini kenapa curhat gak jelas*

Memang agak - agak drama yah saya, banyak ingin banyak cita - cita tapi males untuk konsisten. Asal kata Delima Merah sebenernya terinspirasi dari sebuah batu mulia delima merah atau merah delima  yang bagus banget dan udah langka.

pict by google


Karena warna dan kualitasnya bagus banget dan udah mulai jarang ditemukan, makanya harganya jadi mahal. Huhuhu mupeng punya cicin emas yang pake delima merah gini. Ngomong - ngomong jaman itu belum tenar batu akik yes. 

Selain karena memang si batu delima merah ini segitu langka dan mahal. Itu juga merupakan plesetan "the lima bersaudara" yang menjadi sumber kebahagian dan kekuatan saya pastinya. Dan warna Merah yang artinya berani.

Terkadang agak filosofis pula saya orangnya. Pengennya punya nama pena yang keren dan maknanya juga dalem. Walaupun faktanya gak keren dan gak sedalam itu juga maknanya yang penting usaha ya kan.

Jadi, si Delima Merah Artinya lima anak perempuan yang berharga juga penuh keberanian menghadapi kerasnya kehidupan. 

Karena nama adalah doa jadi berharap yang baik - baik aja..

Pada Awalnya alamat blog ini juga menggunakan kata 'delima merah' tapi Seiring berjalannya waktu saya tersentil sama nasihatnya Mba Ani Berta. Katanya nama blog sebaiknya jangan yang susah, apalagi alay. Wah, jadi bertanya - tanya dong apakah blog Delima Merah sealay itu?

Akhirnya saya merubah alamat blog menjadi pertiwiutomo.blogspot.com. Yang berasal dari nama tengah saya dan nama belakang ayah saya. Saat bikin nama disosmed aja saya gak pernah pake nama alay, selalu pakai nama sendiri trus kenapa pas bikin alamat blog tidak?

Padahalkan alamat blog semacam identitas juga ya, sehingga saya merubahnya sesegera mungkin saat itu. 

Dan sekarang jadi mikir lagi. Gimana cara nama blog kita mudah di kenali google. Ini PR ya dan rasa - rasanya memang perlu dipertimbangkan kalau saya berniat mengembangkan blog ini menjadi lebih baik. Semoga tulisan ini cukup menjawab pertanyaan alasan saya memilih nama blog.


Wassalam,

Delima Merah

Tulisan ini disertakan dalam #BPN30dayChallenge2018 #BloggerPerempuan

Karena Ngeblog Butuh Banyak Rasa

Wednesday, November 21, 2018
karena ngeblog butuh banyak rasa
pict by pinterest edit by me

Assalamu'alaikum,

Bahas apa kita hari ini? Ya, ini tentang Tema.

Setelah kita sudah membuat blog sebaiknya segera menentukan tema tulisan yang akan menjadi concern kita sebagai ciri khas blog. Meskipun begitu kita masih bisa kok memiliki tema random bila memang belum bisa menentukan tema yang pas. Jangan kebanyakan mikir begini begitu tapi gak mulai - mulai, maka mulailah, dan terus menulislah. 

Seiring berjalannya waktu dengan rutin menulis temans semua akan menemukan karakter dan tema yang cocok untuk blog pribadi temans semua. Saya pribadi yang meskipun tema blognya sudah ingin saya arahkan sebagai wadah saya menyalurkan hobi saya. seperti yang tertera sebagai tag line nya adalah 'book, sewing and crocheting'. Iya secinta itu saya sama ketiganya. Tapi lagi - lagi manjadi konsisten itu tidak mudah. Jadilah blog saya  bertema random yang entah sampai kapan.

Dalam rangka mencari ide dan menambah wawasan sering - seringlah blogwalking. Itu semacam kegiatan silaturahminya para blogger untuk saling menyapa dan memberi apresiasi juga berbagi ilmu. Kalau saya paling seneng blog yang temanya crafting.  Seneng aja gitu liat blog orang lain yang isinya kreativitas semua. Biasanya paling banyak blogger luar negeri yang isinya pake bahasa inggris, dan ini bikin sedih deh, serasa lagi dikelas bahasa inggris. *hiks*

Misal blognya para perajut expert yang sering berbagi pattern secara gratis. tentunya ini sangat berfaedah sekali buat perajut pemula seperti saya. Atau postingan yang berisi tatacara 'DIY' untuk membuat sesuatu yang bemanfaat. 

Terkadang juga saya menbaca blog yang bertema parenting dan family ya itung - itung latihan jika nanti saya terjun lansung ke dunia parenting. Tema Lifestyle yang terkadang bikin kita jadi mikirin gaya hidup kita, meski kadang jadi ngebandingin dikit sih tapi jadi banyak belajar juga akhirnya. Misalnya dengan pola hidup sehat, gaya hidup zero waste, huhuhu.. saya masih hobi nyampah. *maafkan*

Tema Beauty juga sama menariknya, dimana saya sering mencari review tentang  produk skincare. sebelum akhirnya memutuskan untuk membeli atau tidak. Huuhuhuhu.. terharuu, terima kasih ya para beauty blogger yang sudah sangat baik berbagi pengalamannya.

Karena saya pembaca tipe omnivora, serakus itu hingga berbagai macam tema ya saya lahap aja. Apa temans juga rakus seperti saya?

Toss, kita sama! Dan saya yakin kita tidak sendirian.

Seperti halnya hidup ngeblog juga butuh banyak rasa biar kaya nano - nano,
RAMAI RASANYA.


Wassalam,

Delima Merah




Tulisan ini disertakan dalam  #BPN30dayChallenge2018 #BloggerPerempuan #Day2

baca juga tilisan Day 1 5 alasan saya menulis blog



Pikir - Pikir Sebelum Traveling

Assalamu'alaikum,

Apakabar traveller? Sehat ya? Udah kemana aja tahun ini? Tercapai semuakah planningnya?

Jangan tanya saya sudah kemana aja ya temans, karena sejauh - jauhnya perjalanan saya ya sekitaran jabodetabek, geser dikit ke bandung, atau jauhan dikit pulang kampung.

Jadi tahun ini bener - bener tidak mengagendakan travelling jauh. Karena ya memang tidak ada anggarannya maakkk. Duh mending ngedekem dirumah ya daripada maksain diri trus ngutang sana sini cuma sekedar pengen terlihat keren dan dapat spot untuk photo yang instagrameble.

Tapi tahun depan boleh dong kita kemana, enaknya kemana ya?, perjalanan yang tidak terlalu jauh, hemat waktu, dan pastinya hemat biaya juga. *tetep kan emak2 mah memegang azaz iritologi*

Tik,, Tik.. Tik.. waktu berdetik

persiapan sebelum traveling
pict by pinteret edit by me


Kemana dong? Se- enggak punya ide itu saya untuk merencanakan traveling. Bener - bener tidak ada bakat jadi traveler apalagi travel blogger. bhay!

Karena saya belum tahu mau kemana, saya cuma mau kasih tips nih buat temans semua yang mungkin bencana untuk traveling. Apakah itu? cekidot..

1. Tentukan Tujuan dan Gali Informasi Sebanyak - banyaknya

Ini penting banget ya temans. Sebenernya kita bisa minta pendapat orang sekitar kita yang mungkin udah pernah kesana atau bisa juga kita mencari informasi via google, tentang bagaimana cuaca disana, akses perjalanannya, penginapan bila ada rencana menginap, dsb. Karena pengalaman beberapa kali pergi kesuatu tempat wisata terus sampai sana tuh beneran kita jadi kaya orang bingung apalagi kalau gak pakai tour guide. Akhirnya malah tidak bisa explore dengan maksimal.

2. Tentukan Target Waktu untuk travelling

Maksudnya adalah kapan kita akan melakukan travelling. Iya dengan waktu yang sudah jelas kita bisa menetukan kapan mengajukan cuti, Apa saja yang harus dibawa karena pertimbangan musim dan cuaca biar gak salah kostum juga sih salah satunya, hehehe.

3. Buat Itenerary / Rencana / Rundown Acara

Buatlah itenery sebelum melakukan perjalan meskipun kita pergi sebagai backpacker sekalipun. Supaya perjalanan kita lebih terarah dan jelas. Kan sayang ya udah sampe lokasi kita baru kelimpungan mau ngapain, ujungnya malah lelah doang.

4. Persiapan Diri dan Materi

Mulai nabung dari sekarang, berapa lama tenggat waktu yang kita butuhkan maka nominal yang kita sisihkan bisa kita sesuaikan. Asalkan niatan kita untuk travelling tidak mengganggu cashflow ya. Karena menurut saya travelling itu hiburan. Tujuannya adalah untuk refreshing. Jangan sampai sepulang dari traveling malah kalang kabut karena hutang menumpuk atau jatah belanja kebutuhan sehari - hari ikut terpakai. Ayo skala prioritas anggarannya di perhatikan.

Karena buat saya traveling itu masih berupa kebutuhan tersier. Butuh sih tapi gak urgent. Jadi gak perlu maksaan diri juga harus travelling padahal kondisi keuangan kita tidak memungkinkan.

Selain persiapan materi, kita harus mempersiapkan fisik. Jaga kesehatan sebelum dan selama kegiatan travelling. Jangan terlalu berlebihan Supaya tujuan utama kita untuk refresh, rilex dan bersenang - bersenang bisa terwujud.

Nah, sambil mikir mau pergi kemana bisa juga kita sisihkan anggaran liburan setiap bulannya. Terus di waktu tertentu tinggal kita pilih destinasi yang sesuai dengan budget.

Yang penting kan bukan kemana kita pergi tapi dengan siapa kita menjalani hari. 

hahaha Klasik!


Wassalam,

Delima Merah

5 Alasan Kenapa Menulis Blog

Tuesday, November 20, 2018
5 alasan kenapa menulis blog
pict by pinterest edit by me


 Assalamu'alaikum Temans,

Awal mula ngeblog sekitar tahun 2011 lalu cuma 'pengen' nulis aja, semacam diary gitu. Iya cuma 'pengen' tanpa ada niatan lebih untuk konsisten atau berharap dibaca orang lain. Karena kalau nulis disosmed kok ya merasa kurang puas aja. Tau sendiri kan di sosmed kadang se- sensi itu. Orang lagi ngomong apa dikira nyindir. Hadeeehh..

Belakangan mulai mencari seribu alasan supaya bisa yakin dan semangat buat ngeblog. dan diantara sekian banyak alasan untuk menulis blog. Saya rangkum aja yang menjadi alasan paling kuat bagi saya. Mau tahu gaess? cekidoot

Top Five Alasan Kenapa Saya Menulis Blog,adalah :

1. Sebagai Sarana Healing

Bagi introvert seperti saya yang tidak mudah untuk cerita kepada sembarang orang secara langsung makanya lebih suka curhat sama diary. Nah, diblog kita bisa curhat juga lho. Curhatnya yang sedikit berfaedah karena gak sekedar curhat. Mau gak mau kita sebagai blogger juga jadi mikir kan supaya curhatan kita ada nilai positifnya buat orang lain. Dan Biasanya setelah selesai menuangkan isi hati dan pikiran jadi plong deh, jadi lebih siap untuk mikir lagi kan gaess.

2. Sebagai Sarana Belajar dan Berbagi Ilmu

Dengan ngeblog saya jadi belajar konsisten nulis lagi. Dan demi membuat content yang bagus dan bermanfaat mau gak mau saya belajar lagi hal - hal baru. Apalagi dengan adanya event blog yang menuntut kita untuk bisa memyuguhkan content sesuai tema. Selain itu kita juga jadi bisa melatih kedisiplinan dalam menggunakan waktu.

3. Sebagai Sarana Menambah Teman dan Komunitas Baru.

Kita bisa menambah teman dari blogging, entah teman sesama blogger, entah pembaca,  narasumber dsb. Kita juga bisa bergabung dengan beberapa komunitas blogger. Untuk berbagai ilmu dan sharing event

4. Sebagai Profesi dan Sumber Penghasilan

Mendapat penghasilan dari blog? Why not?

Kita bisa menjadikan blogging sebagai profesi pun berpenghasilan dari sana. Blog layaknya oase di padang pasir bagi ibu rumah tangga yang hobi nulis seperti saya. Sementara ingin memulai bisnis tapi belum ada modal dan keberanian yg mumpuni menanggung segala resiko. Ngeblog bisa jadi solusi para ibu untuk bekerja dari rumah.

Atau sebagai Side Job bagi yang bekerja. Karena kita bisa ngeblog dimana aja dan kapan aja gaess. Jadi sebenernya gak ada alesan buat bilang gak bisa. Yang penting niat dan buang rasa malas.

Tapi semua itu tidaklah terjadi dengan instan. Harus melalui proses yang tentunya diawali dengan niat yang kuat dan sebuah konsistensi. Sebelum akhirnya blog pribadi kita diterima oleh google adsense

Apakah google adsense itu?

Google adsense merupakan situs penyedia iklan dimana kita akan dibayar ketika ada orang yang mengklik iklan yang ditampilkan di blog kita.`

Selain itu bisa juga sebagai promosi, dengan menulis content bersponsor.

5. Sebagai Sarana Mengembangkan Ide serta Menganalisanya

Sejak ngeblog mau tidak mau pikiran kita jadi lebih peka terhadap segala sesuatu di sekelilingnya. Apa aja kayanya pengen ditulis. Kita jadi mencoba untuk melihat dari sudut pandang yang berbeda melihat fenomena yang ada dimasyarakat berani mengemukakan pendapat yang kita anggap benar dan kita yakini.

Demikian point - point penting yang menurut saya menjadi alasan mengapa saya semakin giat ngeblog. Semoga temans blogger yang belum konsisten bisa semakin konsisten ( ini doa  uat sdiri sendiri juga sih.. hehe) dan yang belum mulai ngeblog kapan mulai?

Salam,

Delima Merah


baca juga ceritaku tentang workshop blogging : hobi & profesi

Tulisan ini disertakan dalam #BPN30dayChallenge2018 #BloggerPerempuan

Film Teranyar yang Diperankan Luna Maya

Sunday, November 18, 2018
Sudah nonton film apa minggu ini?
Kemaren ada yang bisikin terkait rilisnya film Suzzana versi anyar yang di perankan oleh Luna Maya, berjudul: Bernapas dalam kubur. Terus diajakin nobar dan sayapun menolak keras.  Kurasa ini orang gak niat ajak nonton, film lain ajalah kalo niat. hahahaha *nego*

Jadi bagi saya nih ya.. Nonton film horor itu kurang berfaedah apalagi buat orang - orang yang suka kagetan. Ditambah situasi yang mengharuskan saya sering sendirian dirumah. Suka tiba - tiba muncul bayangan sosok Valak dipikiran kan horor cuy, huhuuuuuuu.

Terserah mau dianggap penakut atau apa. Saya sih memang tidak terlalu suka film horor. Tujuan kita ke bioskop dengan meluangkan waktu dan biaya untuk nonton film supaya terhibur, bukannya mau spot jantung. Karena itu saya lebih suka film drama, komedi, romance, biography atau mentok - mentoknya film action. Minimal keluar dari Studio bisa cengar - cengir, ngakak, atau minimal terharu gitu bukannya jadi parno.

Tidak suka bukan berarti saya tidak pernah nonton film horor cuy, bahkan film yang pertama kali saya dan paksu tonton itu The Conjuring Lho. Supaya ada adegan ketakutan gitu? Tidak cuy nontonnya gak berdua kok hahaha.

Terakhir kali nonton Horor karena dapet tiket gratis acara gathering yang di adakan Mandiri Inhealth bersama RS. Awal Bross Bekasi. Waktu itu judul filmya Danur yang pemeran utamanya Prilly Latuconsina. Mau menolak tapi gimana, ya udahlah terima aja toh aku tidak sepengecut itu juga jadi pantanglah kalau harus mundur (dih.. apalagi ini).  Hanya saja jika diminta menceritakan kembali alur filmnya, tentu saja saya tidak bisa karena kebanyakan main sosmed sebagai pengalihan selama film berlangsung. *LOL*

Tapi yang justru sebaliknya lebih menyukai film horor dibanding film drama  atau film komedi juga banyak. Mungkin mereka jadi berasa tertantang atau apalah kurang paham juga.

Agak Scary meski khirnya searching juga dong sinopsisnya film Bernafas dalam kubur daripada penasaran. Tapi konsekuensinya ya kudu siap melihat gambar horornya. Kalian penasaran juga? Baiklah akan saya share disini.

Sinopsis Film yang disutradarai oleh Rocky Soraya dan Anggi Umbara ini saya baca di google ya terus saya tulis kembali dengan redaksi saya sendiri karena saya belum nonton dan sementara ini belum berniat nonton, semoga mudah dipahami ya, cekidot..

Alkisah hiduplah sepasang suami istri bernama Suzanna (Luna Maya) dan Satria ( Herjunot Ali) yang telah lama menunggu hadirnya buah hati. Setelah penantian panjang yang penuh kesabaran akhirnya doa mereka terkabul, yaitu dengan kehamilan sang istri.
Satria yang merupakan petinggi sebuah perusahaan bertikai dengan anak buahnya sendiri karena masalah kenaikkan gaji. Disinilah sumber malapetaka itu berasal. Karena terdesak masalah ekonomi akhirnya anak buah satria nekat untuk merampok rumah satria saat ia sedang dinas keluar negeri.
Malang bagi Suzanna yang akhirnya terbunuh dalam tragedi itu dan dikuburkan dihalaman rumahnya sendiri. Kematian yang tidak wajar itulah yang menyebabkannya kebangkitannya untuk menuntut balas.

Sinopsis macam apa itu singkat banget , hahaha. Masih penasaran sama akhir ceritanya? silakan nonton ya, filmya sudah rilis sejak 15 November  lho..
cusss deh buat pecinta film horor. Kalau sudah nonton bisa lho berbagi cerita sama saya. tolong kasih tahu juga  bagusan mana antara versi aslinya dengan versi remake nya. Terima kasih lho.

BTW, selain film horor diatas, ada juga film Hanum & Rangga yang diadopsi dari novel karyanya Hanum Rais dan A Man Called Ahok yang berkisah tentang kehidupan pribadi Ahok. Tapi maaf saya belum sempat membaca sinopsisnya malah baca desas - desusnya. Hadeh..

jadi beberapa hari lalu tuh ramai di twitter masalah kedua film dimaksud. Dan dikait - kait kan dengan ini itu deh. Entah pihak mana yang memulai karena kalau dilihat dari komentar netizen kok pedes  banget ya. Padahal kalau tidak suka ya sudah toh tinggal gak usah ditonton tidak perlu mencaci maki.

Demikian cerita Ibu RT yang belum sempet beredar ke bioskop. 

Salam,

Delima Merah

baca juga ya tulisan terbaru tentang prioritas


Mari Perjelas Prioritas dalam Keseharian Kita

Assalamu'alaikum,

Family is priority by me
Pernah ngerasa gak kalau waktu berjalan begitu cepat? Baru juga hari senin, sekarang udah weekend aja. Saat weekend apalagi cepet banget rasanya. Dari tadi ngapain aja ya? Pertanyaan yang lumayan bikin aku tertohok. 

Seriusan ya pekerjaan ibu rumah tangga itu segambreng banget dari yang tampak dan penting semacam bikin sarapan, siapin makan siang, makan malam, ngurusin cucian piring, cucian baju, bersihin lantai, endebra endebre yang gak ada habisnya. Awalnya sempet mikir timbang ngerjain gitu doang ya kan gak perlu drama.

Karena sebelumnya cuma ngerasain pas weekend  dan itupun banyak pekerjaan yang di skip, misal nyetrika sebanyak itu ya udah berarti gak masak. Makannya beli aja entah nasi padang, nasi bebek, pecel ayam, gado-gado atau ketoprak.

Pernah juga sih dengan setrongnya semua di kerjain dari pagi sampai menjelang malam ada aja cuy pekerjaan. Dan saya menjadi lelah selelah - lelahnya. Efeknya ya saya jadi gampang emosi, uring - uringan mulu. Senggol dikit perang baratayuda.
Apalagi kalau pada akhirnya suami yang pas weekend kadang masih kerja terus pulangnya telat. Wassalam!

'Bersiaplah ki sanak menerima bom bardir  tanpa jeda'

Padahal, paksu pun sama lelahnya. Berangkat pagi buta bahkan saya aja kadang bangun dengan kemalasan yang luar biasa. Sepagi itu sudah berkutat di perjalanan yang tentu tidak kalah drama. Terus di tempat kerja yang sudah pasti ya menguras energi, pikiran dan emosi juga.

Seakan itu semua belum cukup, setelah melewati kemacetan disaat badan udah dalam kondisi lelah, lapar juga mungkin mengantuk. Dirumah masih di ajak perang sama istri.

Kita lihat siapa  pemenangnya : Suami lelah vs istri lelah. Keduanya ingin menang dan tidak ada yang mau disalahkan. Suami yang merasa benar dan istri merasa lelah dan tidak dihargai. keduanya merasa sudah memberi banyak, mengorbankan banyak tapi akhirnya mereka sama - sama terluka. 

Ini gak mungkin dibiarin terus menerus. Gila deh, bertikai dengan pasangan itu lebih melelahkan daripada pekerjaan yang segambreng tadi. Double lelah dan pasti kalian bakalan cepat menjadi tua dan penyakitan sebelum waktunya kalau setiap hari harus cekcok. Berjuang tapi gak jelas tujuannya apa. Percuma aja gitu rasa lelah yang betubi- tubi ini, bukanna jadi ladang pahala malah dosa yang ada.

Karena keinginan kami adalah membentuk keluarga bahagia, sakinah mawaddah warahmah. maka saya harus sadar prioritas saya apa. Ternyata  prioritas utama bagi kami adalah menjaga komitmen dan saling membahagiakan. Terserah bagaimanapun caranya. 

Dan ternyata kunci utamanya adalah saling menerima ketidaksempurnaan. Ini lho pasangan saya dengan segala yang ada padanya mau menerima saya apa adanya juga. Jadi berusahalah se-selow mungkin jika :
  • Rumah kotor dan Bentakan
Solusinya : Rumah berantakan sebenernya bisa dihindari dengan bersikap disiplin dan meletakkan kembali barang - barang setelah digunaka ketempatnya semula. Tapi kalau soal kebersihan ini mungkin kita bisa membuat jadwal piket rutin. yang penting nyapu dan ngepel serta buang sampah pada tempatnya. Kalau bebersih yang sifatnya tidak urgent bisa dilakukan tiap weekend aja.
  • Cucian Numpuk
Ini dilema sih sebenernya karena kalau dicuekin itu cucian lama- lama jadi banyak, bau dan tentunya merusak pemandangan.
Solusinya : Cuci sebelum mereka beranak pinak jadi banyak. kalu masih tidak memungkin juga ya bungkus aja terus kirim ke jasa Loundry kiloan terdekat.
  • Setrikaan segunung
Kalo setrikaan numpuk sementara badan kok rasanya udah lelah. Ya udah abaikan aja toh mereka ini 'para pakaian kusut' tidak akan teriak untuk di sentuh. Mereka pasrah aja kok di keranjang.  Palingan nanti kalo mau pake kita yang kelimpungan sendiri, hahaha.
Solusinya : Nyetrika jangan tunggu banyak, dikit - dikit aja biar ringan. solusi terakhir adalah mengupah orang lain untuk melakukannya.

  • Kehilangan mood untuk memasak
Solusinya : Kalo lapar ya tinggal beli, kalo males beli juga? ya tinggal delivery order. atau kita juga bisa mensiasatinya dengan memperbanyak stok makanan yang bisa disimpan. Misal seminggu sekali bikin ungkep ayam, kering tempe, sambal goreng atau rendang. Atau kalo udah . mepet ya nyeduh indomie aja asal tidak kelewat sering ini, bahaya cuy buat kesehatan. Sesederhana melakukan food preparation untuk menu seminggu mungkin cukup membantu biar kegiatan masak tidak terlalu menyita waktu.


Saya pribadi belum pernah kepikiran untuk memperkerjaakan seorang asisten rumah tangga. karena merasa belum terlalu butuh dan tidak terbiasa juga dengan kehadiran orang asing. Aneh aja gitu. 

Dengan bersikap selow dan sedikit bodo amat ini mungkin rumah takkan sekinclong itu. Makanan juga kadang beli yang artinya harus ada budget extra. Belum lagi kalau cuci dan setrika sudah dipindah tangankan ke jasa Loundry, mau gak mau harus dianggarkan. Tapi ketika konflik bisa dihindari dan komunikasi membaik, itu sudah lebih dari cukup. 

Selain itu, ketika suasana rumah lebih kondusif kita jadi bisa saling instrospeksi diri juga lebih memahami keinginan pasangan. kita hanya perlu saling pengertian dan bahu membahu 

Ketika mulai lelah dengan segala aktivitas dan tuntutan mulailah evaluasi lagi tujuan kita. agar lebh mudah menetukan apa yang seharusnya menjadi prioritas dan apa yang sesungguhnya hanya pelengkap saja. dengan begitu kita akan paham dengan sendiri hal apa yang kita dahulukan dan utamakan. Aktifitas apa yang paling menyita waktu dan energi kita, apakah sudah sesuai  atau perlu ada perubahan.

Misalnya, durasi waktu bermain sosmed. seberapa banyak menyita waktu? padahal ada banyak hal lain yang seharusnya di dahulukan. 

Itu baru soal waktu belum lagi banyak hal lain yang perlu kita pertimbangkan skala prioritasnya. terkait manajemen keuangan. Wah ini berat sya belum kuat. hehehe.. 


Salam,

delima merah







Menyambut Tahun Politik dengan Sikap Netral

Friday, November 16, 2018
Assalamu'alaikum  Indonesia,
Setujukah dengan anggapan Politik itu kejam?
Ada berapa banyak perpecahan dan permusuhan karena  politik?
Pernah ada yang bilang politik itu bisa membuat orang baik menjadi jahat, saudara menjadi musuh, dan itu sangat mengerikan.

Sejujurnya saya tidak terlalu suka membahas masalah yang nyerempet ke ranah politik. bukan apa - apa saya cuma tidak ingin menjadi sok tahu terhadap apa yang tidak saya pahami dengan baik. Bukan hanya takut berbicara dan beropini bahkan untuk sekedar share berita yang ada muatan politiknya saya mikir berkali - kali. 

Saat ini Indonesia sedang ada dalam tahun politik yang cukup panjang dan panas. Menjelang berlangsungnya pilpres untuk menentukan siapa Presiden yang akan memimpin Indonesia 5 (lima) tahun kedepan. 

Pemilihan umum (pemilu) pada awalnya ditujukan untuk memilih anggota lembaga perwakilan , yaitu DPR,DPRD Provinsi, DPRD kabupaten / kota. Setelah Amandemen keempat UUD 1945 tahun 2002, pemilihan presiden dan wakil presiden (pilpres), yang semula dilakukan MPR, disepakati untuk dilakukan langsung oleh rakyat dan dari rakyat sehingga pilpres pun dimasukkan ke dalam rangkaian pemilu. Pilpres sebagai bagian dari pemilu diadakan pertama kali pada tahun 2004.(Wikipedia)

Semenjak diumumkan paslon capres dan cawapres, suasana makin carut marut. Seperti ada perang dingin yang tidak berkesudahan. Masing - masing pendukung sibuk berkampanye dengan berbagai macam cara. Dari mulai yang terbuka sampai yang terlubung. Dari mulai cara yang cantik sampai cara - cara kotor dengan mengorek kesalahan, fitnah sana - sini, juga menebar hoax. Tanpa bermaksud menghakimi pihak manapun. Karena saya yakin kebenaran pasti akan menang kok. banyak - banyak berdoa saja.

Karena selemah - lemahnya usaha itu dengan berdoa yang sejatinya adalah sekuat - kuatnya senjata. Tapi Indonesia tidak hanya butuh doa, tapi butuh kerja nyata juga. Salah satu caranya mungkin dengan bersikap netral. Netral disini adalah tidak terpancing emosi dan memperkeruh suasana. Karena kita tidak benar - benar paham kenyataan sebenarnya dan tidak ada satu orangpun didunia ini yang seratus persen baik atau seratus persen jahat.

Kita semua berpotensi menjadi baik atau menjadi jahat, begitu pula Presiden. Karena President is a Human. Dia manusia biasa, bukan malaikat apalagi Tuhan. Yang tidak serta merta bisa mengubah Indonesia menjadi seindah Nirwana. Sungainya jernih, rindang, tak ada satupun orang kelaparan karena dinirwana semuanya serba kecukupan. Tidak ada orang jahat apalagi koruptor. hidup damai yang tidak ada kata usai. 

Sayangnya presiden kita masih saja manusia. Masih makan nasi, masih butuh hiburan dan liburan, masih juga suka khilaf dan kadang memihak. Singkatnya sama saja dengan kita masih banyak kekurangannya. Tapi wajar dong kalau kita merindukan sosok pemimpin yang bijaksana, jujur, baik akhlaknya, cerdas, merakyat, yang munkin seacra dengan sifat malaikat Rasanya itu bukan cuma impian rakyat indonesi tapi impian seluruh rakyat di belahan bumi manapun. Tapi realita yang kita hadapi adalah President kita masih manusia, jasi cenderung boleh, mendukung dianjurkan tapi fanatik buta terhadap kubu tertentu, sampai menjadi saling hujat dan bermusuhan, buat apa?

Kasarnya, mo siapapun presidennya kalo kita duduk manis doang dirumah, apa ujug-ujug dapet tunjangan hidup. Kita tetep kudu kerja keras, tetep kudu rajin menabung, kudu banting tulang supaya anak - anak bisa sekolah. 

Netral disini adalah tidak memihak namun tidak lantas menjadi masa bodoh. kemudian mengabaikan segala informasi. Terima informasi dan jadikan bahan pertimbangan dalam menetukan pilihan. Manan yang lebih banyak kebaikannya daripada keburukannya. Tentu dengan tetap menghargai pilihan orang lain. 

Kalau ingin Indonesia maju ya ayo  berjuang bersama, berkontribusi apapun profesi kita, dari segenap lapisan masyarakat. Indonesia butuh kita, karena kitalah sesungguhnya kekuatan itu. iya KITA, itu aku, kamu, kamu, kamu dan kamu semuanya adalah kita. Rakyat Indonesia pemegang kedaulatan tertinggi negara ini. 

Jangan mau dijadikan boneka politik apalagi di adu domba karena ketidak pahaman kita. Saya rasa dalam situasi seperti ini, Diam lebih baik.

Mari kita sukseskan Pilpres nanti supaya berjalan lancar dan kondusif. Dengan Luber Jurdil : Langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil. Siapapun nanti yang terpilih sebagai presiden semoga amanah dan jujur dalam menjalankan tugas negara. Pro rakyat dan tidak memihak golongan tertentu, cerdas, bijaksana  dan berakhlak mulia.

Bagi yang pasangan calonnya menang dipemilu nanti, selamat berbahagia. Bagi yang kalah kudu legowo menerima kekalahan. Toh, kita kudu tetep menjalani rutinitas seperti biasa. Ngantor bagi yang kerja kantoran, Nyawah bagi para petani, ngajar bagi para guru, dagang bagi para pedagang, kerja pagi para pekerja, ngojek para tukang ojek, belajarlah para pelajar, dan multitasking para ibu rumah tangga. Yang semoga rutinitas dan perjuangan kita sehari hari diberi kemudahan dengan kenaikan gaji, turunnya harga sembako, BBM, tarif listrik, juga biaya pendidikan. Semakin tenang karena suasana damai, aman dan kondusif. Mari  tetap bersatu membangun bumi indonesia tercinta ini semoga Allah SWT memudahkan langkah kita semua. Aamiin.

Terus kalau pemimpin kita nanti ingkar janji dan zalim pada rakyat? Biarlah itu menjadi urusan dia dengan Rabbnya. Mengingatkan boleh anarkis jangan.

Jadi, apakah poltik itu kejam? saya rasa yang kejam itu para tokoh politik yang mendewakan politik demi kepentingan pribadinya.

Meski begitu keberadaannya harus kita terima karena politik bukanlah hal yang tabu untuk dibicarakan mulai dari ruang sidang wakil rakyat sampai warung kopi. Apalagi di era digital seperti sekarang dimana informasi cepat sekali menjadi viral. Jadi sudah waktunya kita sadar politik. 

Jangan tanya saya pilih siapa karena itu rahasia. Yang penting tidak golput. Gunakan hak pilih kita karena satu suara dari kita menentukan masa depan bangsa. Jayalah selalu Indonesiaku. Di jauhkan dari segala musibah, aman dan damai, sejahtera seluruh rakyatnya. Aamiin.

Salam,

dari Ibu Pertiwi yang tidak ingin bersusah hati mikirin politik