Lifestyle, Hobi, and Story

Kemarau

Monday, July 1, 2019
Assalamu'alaikum,

Bulan Syawal hampir berakhir ya kan, apa kabar hutang puasa Ramadhan kemrin? Sedihnya adalah hutang puasa saya banyak tahun ini dan belum membayarnya satu pun. Justru mendahulukan puasa sunah enam hari di bulan syawal. Semoga masih ada umur untuk membayar hutang puasa kita ya.. Aamiin.

Perjalanan mudik kemarin yang *ehm* lumayan cukup panjang juga sih. karena memang libur kerja yang luamayan panjang, kurang lebih sepuluh hari di kampung halaman. alhamdulillah masih bisa ngerasaain kumpul bareng keluarga. baik itu keluarga saya juga keluarga besar paksu.

Namun di balik itu semua ada hal menyakitkan yang harus saya alami yaitu terbengkalainya tanaman di rumah. Meskipun saya memang tidak segitu niatnya untuk berkebun, tapi sedih juga lihat tanaman yang tak berdaya itu pada kering kerontang, berguguran daunnya karena tidak disiram selama ditinggal mudik kemarin.

Ditambah musim kemarau yang sepertinya telah tiba, panas terik, tiada hujan. Bahkan hembusan anginpun terasa panas menyentuh kulit. Bagaimana tidak dehidrasi ya mereka..

Terutama tanaman Pucuk Merah yang bener - bener rontok dan tidak kunjung membaik sampai sekarang meskipun sudah di siram sehari dua kali. Mungkin ibarat manusia mereka itu udah koma gitu ya, kudu dapat perawatan intensif yang sejujurnya saya gak tahu harus bagaiamana. Menghadapi tanaman yang cuma bisa diam tanpa bisa mengungkapkan apa yang mereka rasakan.

Coba tanya ke beberapa teman jawabannya sama, coba siramin aja terus sehari dua kali. Gaes, itu semua sudah saya lakukan sejak hari pertama kami sampai rumah. Tapi belum juga ada tanda - tanda kehidupan.

Kemudian coba browsing, ada yang menyarankan potong semua bagian yang kering, kemudian keluarkan dari media tanam dan rendam akarnya selama 3 hari. Itu yang belakangan saya lakuin, meski gak yakin tapi apa salahnya di coba kan?

Nanti setelah tiga hari direndam kemudian bisa di tanam lagi ke dalam media tanam yang baru, atau bisa juga pakai media tanam sebelumnya.

Apakah tanaman Pucuk merah ini akan membaik? dan bisa hidup lagi?

Wallahu Alam, kita sebagai manusia hanya berusaha semaksimal yang kita bisa. Karena hidup matinya makhluk ada di tangan Sang Pencipta, Allah SWT. Tapi, saya masih berharap semua akan kembali baik. Aamiin.

BTW, Mohon Maaf Lahir dan Bathin ya, buat pembaca semuanya. 

Salam, 

pertiwi utomo



Be First to Post Comment !
Post a Comment

EMOTICON
Klik the button below to show emoticons and the its code
Hide Emoticon
Show Emoticon
:D
 
:)
 
:h
 
:a
 
:e
 
:f
 
:p
 
:v
 
:i
 
:j
 
:k
 
:(
 
:c
 
:n
 
:z
 
:g
 
:q
 
:r
 
:s
:t
 
:o
 
:x
 
:w
 
:m
 
:y
 
:b
 
:1
 
:2
 
:3
 
:4
 
:5
:6
 
:7
 
:8
 
:9